TITIKTEMU.CO - Ramadan selalu membawa suasana berbeda di rumah, terutama ketika anak mulai belajar puasa untuk pertama kalinya dan orang tua harus siap menghadapi berbagai dinamika yang muncul sepanjang proses tersebut.
Belajar puasa bagi anak bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan latihan kesabaran, pengendalian diri, serta pemahaman makna ibadah yang masih terus bertumbuh di usia mereka yang belum sepenuhnya matang secara fisik dan emosional.
Salah satu tantangan paling umum saat anak belajar puasa adalah rasa lapar dan haus yang terasa lebih berat dibanding orang dewasa karena metabolisme tubuh anak masih aktif dan kebutuhan energinya tinggi untuk bermain serta belajar.
Baca Juga: Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun, Deretan Aset Ratusan Miliar Dirampas Negara
Tidak jarang anak menjadi lebih sensitif, mudah marah, atau rewel menjelang siang hingga sore hari karena kadar gula darah menurun dan tubuhnya belum terbiasa dengan pola makan yang berubah.
Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting untuk tidak memarahi atau memaksa, melainkan mendampingi dengan empati serta komunikasi yang lembut agar anak merasa dipahami, bukan ditekan.
Islam sendiri tidak mewajibkan puasa bagi anak yang belum baligh, namun para ulama menganjurkan orang tua melatih anak secara bertahap sebagaimana para sahabat dahulu membiasakan anak-anak mereka berpuasa dan mengalihkan perhatian dengan permainan ketika mulai merasa lapar.
Baca Juga: Hari ke-10 Ramadhan: Jangan Cuma Lewat, Jadikan Momentum Upgrade Imanmu Sekarang!
Prinsip bertahap ini sejalan dengan kaidah syariat yang penuh rahmat, karena Allah SWT berfirman dalam Al-Baqarah ayat 286 bahwa Dia tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.
Maka orang tua dapat menerapkan metode puasa setengah hari atau puasa hingga waktu Zuhur terlebih dahulu sebelum anak mampu menjalani puasa penuh hingga Magrib.
Tantangan lainnya adalah gangguan konsentrasi saat sekolah atau belajar di rumah karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan pola makan dan tidur.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! 7 Amalan Sunnah di Hari ke-10 Ramadhan yang Bisa Bikin Iman Naik Level
Untuk mengatasinya, orang tua bisa memastikan anak mendapat asupan sahur bergizi yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan cukup agar energi lebih stabil sepanjang hari.
Artikel Terkait
Kerry Adrianto Divonis 15 Tahun, Deretan Aset Ratusan Miliar Dirampas Negara
Resmi Dibuka! Cara Daftar Mudik Gratis Jasa Marga 2026, Syarat, Alur Lengkap dan Fasilitasnya
Kabar Gembira! Korea Selatan Siapkan Bebas Visa untuk Turis Indonesia, Target 30 Juta Wisatawan
10 Drakor Terbaru Maret 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Dari Romansa Virtual sampai Thriller Gelap
Hari ke-10 Ramadhan: Jangan Cuma Lewat, Jadikan Momentum Upgrade Imanmu Sekarang!
Kalahkan MIT hingga Georgia Tech, Mahasiswa ITS Sapu Bersih Lomba Robot Dunia di AS
Update Harga BBM Terbaru 28 Februari 2026: Jawa Tengah Turun atau Tetap?
Harga Emas Antam Hari Ini 28 Februari 2026 Naik Rp40.000, Tembus Rp3.085.000 per Gram
THR Ojol 2026 Cair? Gojek dan Grab Komitmen Beri Bonus Hari Raya, Ini Penjelasan Menaker
Kultum Singkat Ramadhan 2026: Meningkatkan Iman, Taqwa, dan Kepedulian Sosial di Bulan Penuh Berkah