BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang 24 Februari–2 Maret 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Selasa, 24 Februari 2026 | 10:15 WIB
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat dan angin kencang 24 Feb–2 Maret 2026 di berbagai wilayah Indonesia. (pic/pixbay)
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat dan angin kencang 24 Feb–2 Maret 2026 di berbagai wilayah Indonesia. (pic/pixbay)

TITIKTEMU.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia untuk periode 24 Februari hingga 2 Maret 2026.

BMKG: Aktivitas Atmosfer Masih Tinggi

Dalam keterangan resminya pada Selasa (24/2/2026), BMKG menyampaikan bahwa kondisi atmosfer dalam sepekan ke depan masih dipengaruhi berbagai fenomena skala global, regional, hingga lokal yang berdampak signifikan terhadap cuaca di Tanah Air.

Salah satu faktor utama adalah fenomena Madden–Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi masih aktif dan berkontribusi terhadap peningkatan pembentukan awan hujan di Indonesia dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga: Profil Theofilus Ardy, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Alumni LPDP yang Mengabdi di Pelosok Jateng

Selain itu, gelombang atmosfer seperti Kelvin diperkirakan aktif di Lampung, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat. Sementara Gelombang Equatorial Rossby diprediksi aktif di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku bagian selatan, serta Papua Selatan.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas konvektif yang memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Pengaruh Tekanan Rendah dan Sirkulasi Siklonik

BMKG juga mengungkapkan adanya sistem tekanan rendah di Samudra Hindia barat daya Lampung. Selain itu, sirkulasi siklonik terpantau di Laut Sulu, Perairan Utara Papua, dan Kalimantan Barat.

Fenomena ini membentuk area perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Samudra Hindia barat daya Lampung, Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah, Pesisir Kalimantan Timur, serta pesisir utara Papua.

Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Baca Juga: Piche Kota Bantah Tuduhan Kasus Asusila Anak di Belu NTT, Terancam 15 Tahun Penjara

Prakiraan Cuaca 24–26 Februari 2026

Secara umum, cuaca di Indonesia didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah seperti Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X