Viral Emak-Emak Bekasi Curhat ke Banjir: “Cukup Sampai Sini Ya, Jangan Balik Lagi”

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:49 WIB
Menyoroti ungkapan kekesalan warga di Bekasi, Jawa Barat, setelah bencana banjir menggenangi wilayahnya.  (Instagram.com/@bekasi.kita)
Menyoroti ungkapan kekesalan warga di Bekasi, Jawa Barat, setelah bencana banjir menggenangi wilayahnya. (Instagram.com/@bekasi.kita)

TITIKTEMU.CO - Banjir yang kembali merendam sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, terus menjadi perhatian warganet. Berbagai cerita dari warga terdampak ramai dibagikan di media sosial, memperlihatkan dampak banjir yang belum sepenuhnya teratasi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi telah mengambil langkah dengan menertibkan bangunan liar di bantaran Kali Bekasi sebagai upaya mengurangi luapan air ke kawasan permukiman. Pemkot juga berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) untuk rencana penataan ulang daerah aliran sungai.

Curhatan Mpok Bekasi Jadi Sorotan

Di tengah upaya tersebut, sebuah video viral memperlihatkan keluhan seorang ibu-ibu atau “mpok” Bekasi yang rumahnya terdampak banjir. Video tersebut diunggah akun Instagram @bekasi.kita pada Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga: Viral! Banjir Rendam Bekasi, Aksi Bapak-Bapak Bernyanyi di Tengah Genangan Bikin Haru Warganet

Dalam rekaman itu, sang ibu memperlihatkan kondisi rumahnya di Kampung Tambun Tua, Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, yang masih dipenuhi sisa air dan lumpur.

Dengan logat Betawi yang khas, ia menyampaikan kabar bahwa air banjir mulai surut.
“Ini mau ngabarin, banjirnya sudah turun, tinggal semata kaki,” ucapnya.

Banjir Tinggalkan Lumpur di Dalam Rumah

Meski air telah berkurang, lumpur yang terbawa banjir membuat pekerjaan membersihkan rumah semakin berat. Sang mpok mengungkapkan bahwa lumpur menempel di berbagai sudut rumah dan sulit dibersihkan.

“Banjirnya kotor banget, lumpurnya ke mana-mana. Kalau digosok malah makin nyebar,” tuturnya.

Baca Juga: Onadio Leonardo Buka Suara Usai Rehabilitasi Narkoba, Akui Alami Sindrom Peter Pan: Apa Itu?

Dengan nada setengah bercanda namun penuh emosi, ia seolah menegur banjir yang masuk ke rumahnya.
“Udah ya banjir, cukup sampai sini aja,” katanya.
“Jangan mampir-mampir lagi,” lanjutnya.

Banjir Terjadi Tiga Kali Sebulan

Keluhan tersebut semakin kuat saat sang ibu mengungkapkan bahwa banjir sudah tiga kali terjadi dalam sebulan terakhir di wilayahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X