Rp6,6 Triliun Diselamatkan Kejagung, Prabowo: Dana Ini Bisa Bangun Hunian Tetap Korban Banjir

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Kamis, 25 Desember 2025 | 06:20 WIB
Prabowo Bangga Kejagung Amankan Rp6,6 Triliun, Siap Dialihkan untuk Kepentingan Rakyat
Prabowo Bangga Kejagung Amankan Rp6,6 Triliun, Siap Dialihkan untuk Kepentingan Rakyat

TITIKTEMU.CO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya atas keberhasilan Kejaksaan Agung dalam menyelamatkan keuangan negara senilai Rp6,6 triliun. Menurutnya, nilai tersebut sangat besar dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, terutama bagi penanganan dampak bencana alam.

Prabowo mencontohkan, dana sebesar Rp6 triliun saja dapat digunakan untuk merenovasi sekitar 6.000 sekolah atau membangun hingga 100.000 unit rumah hunian tetap bagi korban banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera. Padahal, kebutuhan hunian pascabencana saat ini diperkirakan mencapai hampir 200.000 unit.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menggelar konferensi pers bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12).

Baca Juga: Cantik dan Menawan! Ini 10 Ide Nama Bayi Perempuan Islami Kelahiran Bulan Rajab 2025, Indah dan Penuh Keberkahan

Adapun dana Rp6,6 triliun tersebut berasal dari penagihan denda administratif terhadap 20 perusahaan kelapa sawit dan satu perusahaan tambang senilai Rp2,3 triliun. Sementara sisanya sebesar Rp4,2 triliun berasal dari pengungkapan kasus korupsi fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) serta impor gula.

Presiden pun memberikan apresiasi tinggi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas kerja kerasnya dalam menyelamatkan aset negara. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kementerian, lembaga, dan pihak terkait yang telah mendukung kinerja satgas tersebut.

Prabowo menegaskan bahwa sejak resmi dilantik pada 20 Oktober lalu, dirinya berkomitmen penuh untuk memberantas korupsi dan menghentikan segala bentuk kebocoran keuangan negara. Ia mengibaratkan negara sebagai tubuh manusia, sementara kekayaan negara adalah darah yang mengalir di dalamnya.

Baca Juga: 10 Tempat Wisata di Solo yang Wajib Dikunjungi untuk Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 Bersama Keluarga

“Jika kebocoran terus terjadi akibat korupsi, penyelundupan, laporan fiktif, dan suap, maka negara bisa runtuh. Saya dipilih oleh rakyat dan siap mengabdikan segalanya demi kepentingan bangsa,” ujar Prabowo.

Ke depan, Prabowo berharap Satgas PKH dapat mengambil langkah yang lebih tegas dan berani dalam menjaga keuangan negara. Ia meminta agar seluruh aparat penegak hukum bekerja tanpa ragu dan tanpa pandang bulu.

“Perjalanan ini memang berat, tetapi saya yakin pada 2026 kita bisa melangkah lebih jauh. Jangan pernah berhenti. Sinergi Kejaksaan, Polri, TNI, dan kementerian adalah kekuatan besar bangsa ini,” tutup Prabowo.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X