TITIKTEMU.CO - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, tengah menjadi sorotan publik setelah muncul isu bahwa dirinya memiliki saham di sejumlah perusahaan pertambangan di wilayah Maluku Utara.
Dugaan ini memunculkan kekhawatiran soal potensi konflik kepentingan selama ia menjabat sebagai kepala daerah.
Sherly Akui Kepemilikan, tapi Tegaskan Sudah Ada Sejak Lama
Menanggapi isu tersebut, Sherly tidak menutupinya. Ia mengakui bahwa dirinya memang memiliki beberapa perusahaan tambang.
Baca Juga: Sukses di U-17, Tantangan Baru Menanti: Nova Arianto Resmi Nahkodai Timnas U-20
Namun ia menegaskan bahwa usaha-usaha tersebut sudah ada jauh sebelum dirinya mencalonkan diri sebagai gubernur.
Perusahaan itu, kata Sherly, merupakan warisan dari mendiang suaminya, Benny Laos, bukan bisnis yang ia bangun setelah menjabat.
“Apa yang saya miliki itu sudah ada sejak 2018, 2020. Ini aset keluarga dari suami,” ucapnya dalam sebuah siaran pers pada 20 November 2025.
Baca Juga: Sunyi dari Penjelasan: Misteri Wafatnya Dirut BJB dan Riuh Sorotan soal Etika Pejabat
Lepas dari Kepengurusan Setelah Dilantik
Sherly memastikan bahwa setelah terpilih sebagai gubernur, ia telah melepas seluruh peran aktifnya di perusahaan-perusahaan tersebut.
Saat ini, ia hanya berstatus pemegang saham pasif tanpa kuasa dalam pengambilan keputusan operasional.
“Sebelum saya dilantik, saya sudah melepaskan semua jabatan aktif saya di PT-PT itu. Sekarang saya tidak terlibat rapat direksi atau keputusan apa pun. Semua sudah ditangani profesional,” jelasnya.
Sherly Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan
Artikel Terkait
Cara Main Game Netflix Favorit di TV dengan Kontrol HP Android Dan iPhone atau iPad
Slow Living di Gunungkidul Memang Menyenangkan, Syaratnya: Lupakan Gaya Necis ala Kota
Antara Golf dan Tanggung Jawab: Meninggalnya Dirut BJB dan Sorotan Etika Pejabat Negara
Sunyi dari Penjelasan: Misteri Wafatnya Dirut BJB dan Riuh Sorotan soal Etika Pejabat
Tanah yang Direbut, Suara yang Dibungkam: Laporan JATAM Bongkar Kekacauan Tambang Maluku Utara
Sukses di U-17, Tantangan Baru Menanti: Nova Arianto Resmi Nahkodai Timnas U-20
Reformasi atau Formalitas? Sri Radjasa Soroti Dominasi Jenderal dalam Komisi Percepatan Reformasi Polri
Melangkah ke Masa Depan Emas: Strategi BSI Bangun Ekosistem Bullion Bank Berbasis Syariah
Fakta-fakta Terbaru Kasus Kematian Dosen Untag Semarang, Satu KK dengan AKBP Basuki
BRI Perluas Penyaluran KUR Kepada 3,2 juta Debitur UMKM Senilai Rp147,2 T, Dorong Pertumbuhan Inklusif