Isu Food Tray MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, BGN Pastikan Lakukan Pengecekan dengan BPOM

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 1 September 2025 | 12:03 WIB
Foto ilustrasi penggunaan food tray atau ompreng dalam Makan Bergizi Gratis (MBG). (Instagram.com/badangizinasional.ri)
Foto ilustrasi penggunaan food tray atau ompreng dalam Makan Bergizi Gratis (MBG). (Instagram.com/badangizinasional.ri)

TITIKTEMU.CO – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menanggapi isu terkait dugaan penggunaan minyak babi dalam food tray atau ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dadan menegaskan, jika tuduhan itu terbukti benar, seluruh food tray MBG akan segera diganti. Namun, sebelum ada tindakan lebih lanjut, pihaknya bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih melakukan pemeriksaan.

“Ya tentu saja akan diganti semua. Tapi sebelum itu, kita harus cek ulang, benar atau tidak. Karena sejauh ini food tray sudah digunakan,” kata Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: Sorotan Khusus: Peran AI dalam Mendukung Produktivitas Pekerja Remote dan Digital Nomad

Selain BPOM, investigasi mengenai dugaan minyak babi dalam food tray MBG juga dilakukan bersama Kementerian Perdagangan serta Kementerian Perindustrian.

Dadan menambahkan, pengadaan food tray sepenuhnya menjadi urusan mitra, bukan BGN.
“Semua pengadaan dilakukan mitra. BGN sama sekali belum melakukan pembelian, jadi kita akan cek semua,” tegasnya.

Isu ini mencuat setelah laporan dari Indonesia Business Product (IBP) menyebutkan adanya dugaan penggunaan minyak babi dalam food tray MBG yang diimpor dari Tiongkok.

Baca Juga: Waspada! Ini 6 Daftar Komponen Otomotif Paling Sering Dipalsukan yang Bisa Membahayakan Keselamatan

Sejumlah organisasi pelajar bahkan telah melayangkan surat kepada Menteri Perdagangan agar pemerintah mulai menggunakan food tray produksi dalam negeri.

Pihak Istana melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) juga menegaskan bahwa uji keamanan tetap dilakukan demi melindungi masyarakat penerima manfaat program MBG.

“Kita belum menemukan bukti. Tapi kalau memang ada kekhawatiran, tentu akan diuji,” ujar Kepala PCO, Hasan Nasbi, di Jakarta, 26 Agustus 2025 lalu.

Baca Juga: Eddy Soeparno Apresiasi Ajakan Dialog Presiden Prabowo di Tengah Aksi Unjuk Rasa

Menurut Hasan, pemerintah akan selalu mengutamakan keamanan penerima MBG.
“Apalagi ini menyangkut penerima manfaat, jadi isu seperti ini pasti menjadi perhatian,” tegasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X