Di Wonosobo, Jawa Tengah, aksi massa terkonsentrasi di alun-alun dan kantor bupati. Hingga siang, situasi relatif kondusif meski aparat tetap berjaga ketat. Potensi eskalasi tetap diawasi untuk mencegah kericuhan.
Denpasar: Pecalang Bantu Jaga Aksi
Ratusan massa di Bali melakukan long march menuju Mapolda Bali di Denpasar. Aksi berlangsung dengan penjagaan ketat, dibantu pecalang atau aparat keamanan adat Bali.
Brebes: DPRD Jadi Sasaran Aksi
Di Brebes, massa memadati area DPRD Kabupaten. Mereka menyalakan flare yang memicu asap tebal, kemudian merangsek masuk ke halaman gedung. Situasi sempat kacau hingga aparat meningkatkan penjagaan.
Baca Juga: Surabaya Memanas: Pos Polisi Dibakar Massa, Malam Kota Penuh KepanikanBrimob
Gelombang Aksi Belum Reda
Rangkaian demonstrasi dari Jakarta, Makassar, hingga Brebes memperlihatkan bahwa gelombang protes belum mereda. Pola yang sama terlihat di banyak daerah: kemarahan massa, kerusakan fasilitas, serta aparat yang berupaya keras menahan situasi.
Meski ada titik-titik yang mulai kondusif, banyak pihak khawatir bahwa ketegangan bisa kembali meningkat jika tuntutan massa tidak ditanggapi serius. Hingga kini, publik masih menunggu langkah pemerintah dalam merespons krisis yang terjadi.***
Artikel Terkait
Drama Politik DPR: Sahroni Geser Komisi, Rotasi Biasa atau Sinyal Tegas Partai?
Tanggapi Insiden Barakuda Tabrak Pendemo, Mahfud MD Ingatkan Akar Masalah Ada di Pejabat Korup
Viral Kode ACAB dan 1312 di Media Sosial Saat Aksi Demo, Apa Artinya?
Tragedi Api di Gedung DPRD Makassar: Telan Korban Jiwa
Viral! Brimob Pelindas Ojol Diperiksa Live di Instagram, Publik Geram Minta Keadilan
Prabowo Subianto Melayat Driver Ojol Korban Rantis Brimob, Janjikan Perlindungan Keluarga dan Proses Hukum Tegas
Kenapa Ahmad Sahroni Dimutasi dari Wakil Ketua Komisi III Jadi Anggota Komisi I DPR? Ternyata Ini Alasannya
Ahmad Sahroni Diganti dari Wakil Ketua Komisi III DPR, Nasdem Tegaskan Bukan Karena Ucapan Kontroversial
Demo Ricuh Bandung: Rumah Mewah Dibakar, Sempat Dikira Milik Sahroni – Polda Jabar Ingatkan Jangan Terprovokasi