HUT ke-80 DPR, Tinggal Pilih: Selebrasi atau Introspeksi ?

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 09:35 WIB
Momentum 80 Tahun DPR: Antara Perayaan dan Kritik (mpr.go.id)
Momentum 80 Tahun DPR: Antara Perayaan dan Kritik (mpr.go.id)

TITIKTEMU.CO - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Indonesia tahun ini merayakan HUT ke-80.

Seharusnya, usia yang sudah matang ini menjadi ajang perayaan capaian sekaligus refleksi perjalanan panjang parlemen dalam membangun demokrasi di Tanah Air.

Namun, alih-alih penuh apresiasi, citra DPR masih dipandang buruk oleh publik.

Kritik tajam terus mengemuka, mulai dari efektivitas legislasi hingga pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

Baca Juga: Presiden Terima Kunjungan Petinggi Partai Golkar di Istana Merdeka, Tegaskan Dukungan Pembangunan Nasional

Mengapa Kinerja DPR Masih Dicap Buruk?

1. Legislasi yang Tak Kunjung Rampung

Banyak Rancangan Undang-Undang (RUU) prioritas dalam Prolegnas justru tertunda. Bahkan enam RUU warisan periode sebelumnya masih terbengkalai.

Publik menilai DPR kurang serius, padahal usia 80 tahun seharusnya jadi momentum menunjukkan kedewasaan politik.

2. Lemahnya Koordinasi dengan Pemerintah

Hubungan DPR dengan pemerintah seringkali tidak solid. Koordinasi yang lemah memperlambat pembahasan RUU.

Akhirnya, DPR terlihat lemah di mata rakyat, meski perannya seharusnya kuat di usia ke-80 ini.

3. Politik Internal yang Penuh Tarik-Ulur

Fragmentasi kepentingan partai di parlemen membuat DPR sulit kompak.

Situasi ini menimbulkan citra bahwa DPR tidak mampu tampil sebagai lembaga negara yang solid, meski sudah delapan dekade hadir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X