Roy Suryo Siap Rilis Buku Dugaan Ijazah Palsu Jokowi pada 17 Agustus 2025, Akan Terbit di 25 Negara

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Senin, 4 Agustus 2025 | 19:56 WIB
Potret pakar telematika, Roy Suryo yang beberkan isi buku yang akan dirilis pada 17 Agustus 2025 terkait dugaan ijazah palsu Jokowi. (Kemenpora.go.id)
Potret pakar telematika, Roy Suryo yang beberkan isi buku yang akan dirilis pada 17 Agustus 2025 terkait dugaan ijazah palsu Jokowi. (Kemenpora.go.id)

TITIKTEMU.CO - Roy Suryo bersama dua tokoh lainnya, Rismon Hasiholan Sianipar dan dr. Tifauzia Tyassuma, mengumumkan rencana peluncuran buku yang membahas dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peluncuran buku tersebut dijadwalkan pada momen peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80, yakni 17 Agustus 2025.

“Kami bertiga ingin memberikan hadiah spesial pada Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80. Sebuah buku ilmiah yang membahas dugaan ijazah palsu Jokowi,” ujar Roy Suryo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 4 Agustus 2025.

Roy menyebut buku tersebut merupakan sebuah white paper atau dokumen ilmiah sepanjang 500 halaman, yang ditulis secara kolaboratif oleh dirinya, Rismon, dan dr. Tifa.

Baca Juga: Mensesneg Prasetyo Hadi Bantah Kabar Pergantian Mendagri: Jangan Bikin Isu yang Tak Masuk Akal

Dalam proses penulisan, masing-masing penulis memiliki kontribusi yang berbeda. Roy Suryo menjelaskan bahwa dirinya bertanggung jawab atas bagian pengantar, latar belakang isu dugaan ijazah palsu, serta dasar hukum yang meliputi Undang-Undang Dasar 1945, Deklarasi Hak Asasi Manusia, UU Keterbukaan Informasi Publik Nomor 14 Tahun 2008, hingga UU ITE terbaru.

Sementara itu, Rismon Hasiholan menulis bagian teknis analisis seperti pemindaian RGB, jejak cap stempel, perbandingan gambar, dan teknologi pengenalan wajah yang digunakan dalam proses verifikasi dokumen.

Adapun dr. Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai dr. Tifa, menuliskan aspek psikologi dan perilaku terkait dengan temuan mereka dalam buku tersebut.

Baca Juga: Resmi! Sulthan Zaky Gabung Klub Kamboja, MOI Kompong Dewa FC dari PSM Makassar

Roy menyebut bahwa buku ini akan dirilis dalam dua format, yakni versi cetak (analog) dan versi digital. Tak hanya dirilis di Indonesia, buku ini juga akan diterbitkan secara internasional di 25 negara.

“Kami bertiga bertanggung jawab penuh atas isi buku ini, dan kami siap jika ada pihak yang ingin membantah—jawablah secara ilmiah juga,” tegas Roy menutup keterangannya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X