Hasto Kristiyanto Tak Lagi Jabat Sekjen PDIP, Megawati Putuskan Rangkap Jabatan Sementara

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 23:08 WIB
Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri dan Eks Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. (Instagram.com/@genbanteng)
Ketum PDIP, Megawati Soekarno Putri dan Eks Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. (Instagram.com/@genbanteng)

TITIKTEMU.CO - Kader senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, dipastikan tidak melanjutkan jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk periode kepengurusan 2025–2030. Setelah menjabat selama dua periode sejak 2015, Hasto kini tidak tercantum dalam struktur baru yang diumumkan pada Kongres VI PDIP di Bali, Sabtu, 2 Agustus 2025.

Sebelumnya, Hasto sempat tersandung kasus hukum dan divonis 3 tahun 6 bulan penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat karena terlibat dalam kasus suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR dari Fraksi PDIP. Namun, ia telah mendapatkan amnesti dari DPR RI, yang disetujui secara resmi.

Baca Juga: Ari Lasso Resmi Perkenalkan Kekasih Baru Dearly Djoshua, Ungkap Perjalanan Cinta yang Penuh Perjuangan

Dalam pengumuman struktur kepengurusan terbaru, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengambil keputusan mengejutkan: merangkap jabatan Sekjen PDIP, setidaknya untuk sementara waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua Steering Committee Kongres PDIP, Komarudin Watubun, dalam konferensi pers di Bali Nusa Dua Convention Center.

"Sekretaris jenderal belum diputuskan oleh Ibu. Jadi Ibu masih merangkap," ujar Komarudin.

Ia menambahkan bahwa belum ada kepastian apakah Megawati akan mempertahankan rangkap jabatan tersebut hingga akhir masa kepengurusan lima tahun mendatang. Semua keputusan sepenuhnya berada di tangan Megawati sebagai ketua umum.

Baca Juga: Resmi Gabung Fortuna Sittard hingga 2028, Justin Hubner Fokus Buktikan Kualitas di Eropa

Mengenai peluang Hasto Kristiyanto kembali masuk ke dalam jajaran pengurus partai usai mendapat amnesti, Komarudin enggan berspekulasi. Menurutnya, keputusan itu adalah hak prerogatif Megawati.

"Itu hanya Ibu yang tahu. Saya tidak bisa menduga pertimbangan beliau," tegasnya.

Komarudin juga menekankan bahwa seluruh susunan kepengurusan PDIP berada di bawah kendali Megawati, termasuk penunjukan posisi Sekjen.

"Kita lihat saja nanti ke depan seperti apa. Hanya Ibu yang tahu," pungkasnya. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Sumber: Instagram @genbanteng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X