"Banyak orang yang bilang, bapak saya ke sana nyelonong, melawan TNI, itu sama sekali tidak benar," tambah anak korban ledakan amunisi di Garut.
Menanggapi hal itu, Dedi memastikan korban warga sipil itu mengalami kecelakaan saat bekerja.
Baca Juga: Al Nassr Hujani Gol ke Gawang Al Okhdood: Tanpa Ronaldo, Sadio Mane Cetak Quattrick Spektakuler!
"Berarti posisinya bapak sedang kerja, mengalami kecelakaan saat bekerja," terang Dedi Mulyadi.
"Seperti nelayan yang mengalami insiden tenggelam, sopir yang kecelakaan. Bapaknya meninggal dunia saat posisinya sedang bekerja," tungkasnya.***
Artikel Terkait
Sebuah ledakan terjadi di Polsek Astana Anyar, Diduga Bom Bunuh Diri, Satu orang Tewas
Polri pastikan ledakan di Markas Polsek Astana Anyar Bandung merupakan bom bunuh diri
KA Brantas Tabrak Truk Trailer di Semarang. Terjadi Ledakan Hebat
Ledakan Amunisi Usang di Garut Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel: TNI AD Selidiki Penyebab Tragedi
Pasca Insiden Ledakan Amunisi di Garut Yang Tewaskan 13 Orang Termasuk Seorang Kolonel, TNI Segera Sterilkan Lokasi
Kronologi Ledakan Amunisi di Garut, Terdapat Perangkat Bahan Peledak yang Tetiba Meletus dari Dalam Lubang