“Gimana kita bisa punya suatu organisasi yang pemimpinnya ganti tiap tahun? Jadi saya mohon kalau bisa inti daripada RUU TNI ini sebetulnya hanya memperpanjang usia pensiun beberapa perwira tinggi. Nggak ada niat TNI mau dwifungsi lagi,” ucapnya.
Baca Juga: Rencana Kuliah Jalur Mandiri 2025 di UI, ITB, UGM? Ketahui Dulu Biayanya di Sini
Prabowo pun menjelaskan bahwa semua pejabat tentara yang akan masuk jabatan-jabatan sipil harus pensiun dini. “Hanya ada beberapa lembaga yang memang diizinkan. Intelijen, bencana alam, Basarnas dari dulu kan ini hanya memformalkan. Kemudian kejaksaan, kenapa, ya kejaksaan ada jaksa pidana militer. kemudian Hakim Agung ada hakim agung kamar militer. Kalau dilihat semua itu ada reasoning-nya.”
Prabowo pun mengingatkan bahwa pada saat reformasi, pemimpin-pemimpin TNI sendiri lah yang membawa TNI “kembali ke barak” atau dengan kata lain, tidak lagi dwifungsi.
“Kita sadar waktu itu Pak Wiranto, Pak Yudhoyono, Agus wiradi kusuma termasuk saya, saya yang dorong, saya pertama di dalam TNI yang mengatakan supremasi sipil. Saya tunduk dan saya buktikan bahwa saya tunduk kepada pemimpin sipil.***
Artikel Terkait
Prabowo Percepat Pengangkatan CASN Untuk Berikan Kepastian Pada Calon Abdi Negara
Prabowo Resmikan Pabrik Emas Freeport di Gresik: Kita Tak Hanya akan Jual Bahan Baku
Ini Laga Yang Masih Harus Dijalani Indonesia. Prabowo Subianto Optimis Tim Garuda Lolos ke Piala Dunia Setelah Menang Atas Bahrain
Bantah Menjadi Oposisi Secara Formal, PDIP Buka Opsi Kerjasama dengan Pemerintahan Prabowo Subianto
Heboh! Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Lucky Hakim Terancam Diberhentikan Sementara dari Jabatan Bupati Indramayu
Abu Janda Diisukan Jadi Komisaris Jasa Marga? Ini Fakta Sebenarnya dan Kilas Balik Kontroversinya
Brace Evandra Florasta Dalam Kemenangan 4-1 Indonesia Atas Yaman di Piala Asia U17. Garuda Muda Lolos ke Piala Dunia U17 Qatar 2025