TITIKTEMU.CO-Acara Indonesia Top Achievements Awards sukses digelar di Grand Studio Metro TV pada Jumat, 14 Februari 2025.
Acara ini menjadi ajang penghargaan bergengsi bagi institusi dan individu yang berkontribusi besar dalam dunia pendidikan, kesehatan, dan digital. Sebanyak 14 penghargaan diberikan kepada para inovator dan pemimpin yang membawa perubahan positif bagi Indonesia.
Acara ini dibuka oleh Arief Suditomo, Direktur Utama Metro TV, serta Kioen Moe, Director dari IDM, anak perusahaan Media Group. Mereka menekankan pentingnya inovasi dan dedikasi dalam menciptakan kemajuan di berbagai sektor.
Baca Juga: Di Indosiar Ada Acara Penghargaan Terbesar Se-Asia Pasifik “29th Asian Television Awards”
Proses Seleksi dan Dewan Juri
Penghargaan ini tidak diberikan sembarangan. Seleksi dilakukan oleh panel juri yang terdiri dari para pakar di bidangnya:
- Prof. Dr. Murpin Sembiring, SE, M.Si. – Guru Besar Manajemen
- Prof. Dr. Muhammad Said, M.Ag. – Guru Besar Pendidikan
- Prof. Dr. Apt. Zilhadia, M.Si. – Guru Besar Bidang Kesehatan
- Dr. Charles Bonar Sirait, SE, MM. – Ahli Komunikasi Publik
Para juri menilai institusi berdasarkan data riset yang mencakup rekam jejak prestasi, inovasi, serta kompetensi inti yang unggul.
Baca Juga: 13 Program Studi di UNHAN 2025: Kuliah Gratis dan Berpangkat Letda Setelah Lulus
Apresiasi untuk Universitas Berkelas Dunia
Dalam kategori pendidikan tinggi, lima universitas terkemuka mendapat penghargaan atas kontribusi mereka dalam membawa standar pendidikan Indonesia ke tingkat global:
1. IPB University – World-Class Indonesian Agricultural University
2. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) – World-Class Indonesian Islamic University
3. Universitas Terbuka (UT) – A Prominent Open University in Southeast Asia
Artikel Terkait
Sinopsis Film John Wick: Chapter 4, Babak Baru Saat Keanu Reeves Balas Dendam
Program Mudik Gratis Lebaran 2025 Jawa Tengah: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar
Pendaftaran Mudik Gratis Jasa Raharja Jawa Tengah 2025, Pulang Kampung Tanpa Biaya!
Sinopsis Film Medieval, Kisah Epik Perang Ceko Yang Jadi Legenda
Poltek SSN Lestarikan Sejarah Melalui Napak Tilas Persandian, Seperti Apa
Kemenag Ajak Media Terapkan Nilai-nilai Deklarasi Istiqlal dalam Siaran Agama Ramadan