Debat Perdana Cagub Jateng 2024: Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Siapa yang Lebih Unggul?

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Kamis, 31 Oktober 2024 | 06:50 WIB
Debat Perdana Cagub Jateng 2024: Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Siapa yang Lebih Unggul?
Debat Perdana Cagub Jateng 2024: Andika Perkasa vs Ahmad Luthfi, Siapa yang Lebih Unggul?

TITIKTEMU.CO - Dalam debat perdana Pilkada Jawa Tengah malam ini, dua kandidat Cagub Jateng, nomor urut 1 Andika Perkasa dan nomor 2 Ahmad Luthfi, menyajikan gagasan menarik terkait pemanfaatan internet untuk desa-desa di Jawa Tengah.

Gagasan-gagasan mereka tentu saja menarik perhatian publik, terutama dalam hal peningkatan akses internet di daerah terpencil.

Andika Perkasa menyoroti pentingnya percepatan akses internet di Jawa Tengah sebagai sarana untuk memudahkan masyarakat desa mengakses informasi dari luar.

Menurutnya, pemerintah perlu turut serta dalam memastikan efektivitas kecepatan internet tersebut. "Terima kasih Mas Luthfi, itu menurut saya program yang sangat bagus sekali, karena memang dengan hadirnya internet di seluruh desa Jawa Tengah, kita bisa mempercepat misalnya, akses mereka terhadap dunia luar," ujar Andika.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Dapat Dukungan Jokowi untuk Pilgub Jateng 2024: Saya Terharu

Luthfi juga memberikan pandangannya terkait pemanfaatan internet untuk desa-desa. Dia menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia terkait internet. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Andika bahwa ide kami di"

Andika juga menyoroti pentingnya regulasi dalam penggunaan internet di desa-desa. Menurutnya, regulasi perlu mengatur batasan perangkat agar penggunaan internet dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dominasi oleh sebagian kecil orang. "Saya hanya menambahkan bahwa penggunaan internet ini biasanya harus dibarengi dengan regulasi sedikit, karena apa , karena satu titik di satu desa misalnya ini tidak akan cukup sehingga perlu kita atur sedemikian rupa sehingga ada batasan-batasan," ujarnya.

Dalam pandangannya, Andika juga menekankan pentingnya agar kecepatan internet di desa-desa harus dibarengi dengan regulasi yang jelas.

Hal ini untuk memastikan bahwa akses internet dapat dinikmati secara adil oleh seluruh masyarakat desa. "Jangan sampai ada satu dua orang misalnya kemudian mendominasi 128 device, karena misalnya kalau kita menggunakan starlink di satu titik yang tidak ada fiber optik, wifi nya ini bisa digunakan oleh 128 device atau HP tablet seterusnya, jangan didominasi oleh satu dua orang saja yang upload, download video berlebihan sehingga semua punya kesempatan yang sama akses yang sama," imbuhnya.

Hal ini tentu akan membawa dampak positif bagi peningkatan akses informasi dan pengetahuan bagi masyarakat desa. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X