Gunakan Toyota Innova, Paus Fransiskus ke Indonesia, Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik di Vatikan Ini Tolak Hidup Mewah

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Rabu, 4 September 2024 | 19:20 WIB
Paus Fransiscus melakukan kunjungan ke Indonesia 3-6 September 2024 (Ilustrasi) (instagram.com @pausfransiscus)
Paus Fransiscus melakukan kunjungan ke Indonesia 3-6 September 2024 (Ilustrasi) (instagram.com @pausfransiscus)

Baca Juga: 10 Rekomendasi HP 2 Jutaan di 2024, Nomor 7 ada Tecno POVA 5 Pro 5G

Terkait kesederhanaannya, mari mengenal lebih dekat dengan Paus Fransiskus.

Hidup untuk Belajar

Jorge Mario Bergoglio alias Paus Fransiskus adalah paus pertama Amerika yang berasal dari Argentina.

Paus Fransiskus lahir di Buenos Aires pada 17 Desember 1936, seorang putra dari orang tua yang merupakan imigran Italia.

Baca Juga: Syarat dan Simulasi Pinjaman KUR BRI 2024 Update 4 September bagi Calon Debitur

Ayahnya yang bernama Mario adalah seorang akuntan yang bekerja di perusahaan kereta api, sementara sang ibu bernama Regina Sivori adalah seorang istri yang berdedikasi untuk membesarkan lima anaknya.

Paus Fransiskus menyelesaikan studi humaniora di Chili dan kembali ke Argentina, untuk lulus dengan gelar filsafat dari Colegio de San José di San Miguel, pada tahun 1963.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Lowongan Kerja di BUMN Bank Mandiri untuk Lulusan S1 Periode September 2024

Selain itu, Paus Fransiskus juga sempat belajar teologi dan memperoleh gelar dari Colegio San José pada tahun 1970.

Paus yang juga dikenal dengan nama Pope Francis ini melanjutkan pendidikannya antara tahun 1970 dan 1971 di Universitas Alcalá de Henares, Spanyol. Dua tahun kemudian, Paus Fransiskus akhirnya mengucapkan kaul kekal atau perjanjian selamanya, bersama para Yesuit pada tahun 1973.

Baca Juga: Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2024 Periode September , Majukan Pendanaan Bagi UMKM di Indonesia

Paus Fransiskus menjadi magister novis di Villa Barilari, Argentina. Selanjutnya, diangkat menjadi Provinsial Jesuit, jabatan yang dipegangnya selama enam tahun. Untuk menyelesaikan tesis doktoralnya, Paus Fransiskus berangkat ke Jerman pada tahun 1986.

Selanjutnya, Paus Fransiskus menuju ke Gereja Jesuit, sebagai pembimbing rohani dan bapa pengakuan di Kota Córdoba. Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Uskup Tituler Auca dan Uskup Pembantu Buenos Aires sejak tahun 1992.

Baca Juga: Perluas Usaha! Daftar Tabel Angsuran KUR BRI 3 September 2024, Pilihan Pinjaman Fleksibel Mulai Rp 25 Juta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Dari berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X