“APBD kita kecil, tidak mungkin bisa mengakomodir seluruh media di sini untuk beriklan saja, tetapi harus ada langkah lain untuk bisa tetap survive dan sustainable,” imbuhnya.
Maka dari itu menurut Sugiri Sancoko, dengan kehadiran Promedia Teknologi Indonesia ke Ponorogo membawa angin segar agar bisa memberikan edukasi lebih kepada pengusaha media.
“Kami harap nanti ke depannya bisa berkolaborasi dengan baik, sehingga media di Ponorogo juga mampu berkembang lebih baik dari segi teknologi hingga kualitas lainnya,” pungkasnya.
Tawaran dari Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tersebut disambut baik oleh Mas Soelis, panggilan akrab CEO Promedia Teknologi Indonesia.
Pasalnya, Promedia Teknologi Indonesia hadir sebagai wadah untuk bisa lebih meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pengusaha media dan jurnalis.
Baca Juga: Tampil Ganas Tim U 19 Indonesia Menang 6-0 Dari Filipina
“Saat ini kami bermitra lebih dari 1200 media se-Indonesia. 120 media berkantor di Jawa Timur, termasuk di Ponorogo. Promedia hadir mengusung model bisnis kolaborasi untuk menjawab tantangan bisnis media di era digital kkyang semakin kompetitif,” jelasnya.
Mas Soelis menambahkan, Promedia siap berkolaborasi dengan bupati Sugiri Sancoko menggelar pelatihan Jurnalisme Berkualitas bagi pelaku usaha media di Ponorogo. ***
Artikel Terkait
PILKADA SERENTAK 2024. Ini Link, Syarat Daftar dan Jadwal Tahapan Pendaftaran calon anggota PPK dan PPS
Promedia Teknologi Indonesia Peringati Ulang Tahun ke-3 Dengan Tema "Never Ending Improvement and Innovation"
Roadshow CEO Promedia Teknologi Indonesia ke Jatim Bertemu Rektor Universitas KH Mukhtar Syafa'at (UIMSYA), Apa yang Dibahas?
TERJAWAB! Michael Edy Hariyanto Pilih Maju Sebagai Wakil Bupati Banyuwangi Karena Perintah Sosok Penting Ini
Namanya Disebut Sebagai Kartu Truf di Pilkada Serentak 2024 Banyuwangi, Ini Jawaban Eksklusif Mujiono Kepada CEO Promedia
BUNDA INDAH SIAP MAJU Bangun Lumajang dengan Konsep Kepemimpinan yang Manusiawi dan Mengayomi