TITIKTEMU.CO, MAKASSAR - Pupuk bersubsidi hanya dapat ditebus pada kios pupuk lengkap (KPL) resmi di wilayah masing-masing. PT Pupuk Indonesia, sebagai perusahaan penerima mandat dalam hal memproduksi dan mendistribusikan pupuk bersubsidi, mengatakan sesuai peraturan, pupuk bersubsidi tidak dapat ditebus oleh petani yang tidak terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Menurut General Manager Wilayah 2 Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri Wismono, petani yang mendapat alokasi subsidi pupuk diatur oleh Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi sektor Pertanian.
Baca Juga: God Bless Rilis Album Vinyl Eksklusif: Anthology
”Pupuk bersubsidi hanya dapat ditebus pada kios-kios resmi yang telah ditentukan untuk melayani kelompok tani setempat dan petani yang menebus telah sesuai dengan kriteria yang diatur oleh Permentan Nomor 10 Tahun 2022,” demikian ungkap Roh Eddy.
Dalam aturan itu, disebutkan bahwa petani yang berhak mendapatkan alokasi subsidi pupuk adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam SIMLUHTAN (Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian), menggarap lahan maksimal dua hektar, dan menggunakan Kartu Tani (untuk wilayah tertentu).
Baca Juga: Sinopsis Film 13 Minutes, Ketika Sebuah Kota Dilanda Tornado
Baca Juga: Sinopsis Film Acts Of Vengeance , Antonio Banderas Menuntut Dendam Kematian Anak Istrinya
Para petani terdaftar juga dipastikan menggarap sembilan (9) komoditas yang telah ditentukan dalam aturan, yaitu padi, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, kopi, tebu rakyat dan kakao.
Petani yang menggarap di luar komoditas tersebut tidak lagi berhak mendapat alokasi pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Kumpulan Quote RA Kartini, Bukan Hanya Habis Gelap Terbitlah Terang
Bagi petani di Sulawesi Selatan (Sulsel), Roh Eddy menyampaikan bahwa Pemerintah telah menetapkan alokasi subsidi pupuk sebesar 417.637 ton pada tahun 2024.
Adapun stok pupuk bersubsidi ini diperuntukkan kepada 24 kabupaten/kota. Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia menyediakan stok pupuk bersubsidi sebesar 136.282 ton per tanggal 19 April 2024 untuk wilayah Sulsel.
Baca Juga: KPU RI Buka Seleksi PPK dan PPS Pilkada 2024. Inilah Jadwal Pendaftaran dan Simak Tahapannya!
Adapun stok tersebut terdiri dari urea sebesar 84.142 ton dan NPK sebesar 52.140 ton.
Sementara dari sisi realisasi, Pupuk Indonesia telah menyalurkan pupuk bersubsidi sebesar 133.738 ton di Sulawesi Selatan.
Angka tersebut setara 32 persen dari total alokasi tahun 2024. Adapun rinciannya yaitu urea berhasil tersalurkan sebesar 80.653 ton dan NPK sebesar 53.085 ton.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Dibuka Mulai 17 - 22 April 2024: Cek Daftar Posisi, Link Pendaftaran dan Kualifikasi di Sini
Untuk mempermudah proses bagi petani terdaftar yang ingin menebus pupuk bersubsidi, Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan inovasi dengan mengimplementasikan aplikasi i-Pubers (integrasi pupuk bersubsidi) pada setiap kios resmi.
Dengan sistem digitalisasi ini, petani terdaftar cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk melakukan penebusan pupuk bersubsidi.
Baca Juga: Download Poster Hari Kartini, Cara membuat dan Linknya Gratis
Aplikasi ini ditujukan untuk memudahkan para petani dalam proses penebusan pupuk subsidi dengan menerapkan data yang terintegrasi di mitra distributor (kios) antara daftar penerima subsidi e-Alokasi dengan data stok pupuk yang ada di Pupuk Indonesia.
Roh Eddy mengungkapkan bahwa petani di kabupaten/kota Sulawesi Selatan sekarang tidak perlu repot untuk menebus pupuk bersubsidi di kios, karena Pupuk Indonesia telah menerapkan digitalisasi penebusan pupuk menggunakan aplikasi i-Pubers.
Artikel Terkait
Lebaran Ketupat Kapan? Ini Sejarah dan Filosofinya
Saldo E-Toll Minimal 500 Ribu Rupiah Harus Disiapkan Jika Pulang Dari Semarang
Kartu Prakerja Gelombang 66 Kapan DIbuka? Simak Jadwal Terbaru, Cara Mendaftar, dan Tanggal Pembukaan Pendaftaran
Daftar Instansi dan Formasi CPNS 2024 untuk Lulusan SMA dan SMK: Link Pendaftaran dan Persyaratan Umum
Syarat Pendaftaran CPNS dan PPPK Kemenag 2024, Total Formasi CASN Kementerian Agama dan Link sscasn.bkn.go.id
50 Twibbon Hari Kartini Keren, Gratis Tinggal Klik dan Pasang