Ketupat sendiri sudah menjadi simbol perayaan Lebaran ketupat atau Bakda Kupat di masa Kerajaan Demak pimpinan Raden Patah pada abad ke-15
Selanjutnya, Lebaran Ketupat ini menjadi tradisi dan simbol kebersamaan. Salah satunya dengan memasak ketupat, kemudian membagikan kepada keluarga dan tetangga.
Baca Juga: KAI Tambah KA Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik, Tiket Sudah Bisa Dipesan
Melalui tradisi ini pula Sunan kalijaga mengenalkan ajaran Islam, terutama mengenai cara bersyukur kepada Allah SWT, bersedekah, dan bersilaturahmi di hari lebaran.
Filosofi Lebaran Ketupat memang tidak jauh dari nilai filosofi ketupat. Diketahui, ketupat adalah makanan berbahan dasar beras yang dibungkus janur (daun kelapa muda) berbentuk segi empat.
Bagian dari ketupat dan lauk pendampingnya juga memiliki filosofi. Isi ketupat, yaitu beras adalah bentuk harapan agar kehidupan dipenuhi dengan kemakmuran.
Baca Juga: Perhatikan Saldo E-Toll , Saat Arus Mudik Ada 16 Ribu Kendaraan Kurang Saldo Di Gerbang Tol
Mengirim ketupat ke keluarga atau tetangga mencerminkan ungkapan permohonan maaf atas segala kesalahan, sehingga jiwa bisa seputih isi ketupat.
Janur kuning yang membungkus ketupat adalah sejatine nur yang melambangkan manusia dalam kondisi bersih dan suci setelah berpuasa Ramadhan.
Selanjutnya, anyaman ketupat memiliki makna bahwa hidup manusia itu juga penuh dengan liku-liku, pasti ada kesalahan di dalamnya.
Baca Juga: ASN Boleh WFH dan WFO Pada 16-17 April. Ini Aturan dan Syaratnya
Sementara bentuk segi empat dari ketupat sebali simbol empat jenis nafsu dunia, yaitu nafsu emosional, rasa lapar, nafsu memiliki sesuatu, dan nafsu memaksa diri.
Hidangan pendamping ketupat seperti santan atau santen menurut filosofi Jawa memiliki makna pangapunten atau memohon maaf atas kesalahan.
Dari sajian tersebut kemudian dikenal istilah mangan kupat nganggo santen, menawi lepat nyuwun pangapunten. Artinya, makan ketupat pakai santan, bila ada kesalahan mohon dimaafkan.***
Artikel Terkait
Hayo Kita Perlu Penyesuaian Pola Makan Setelah Puasa Usai
Libur Lebaran ! Di Yogyakarta Punya Apa Saja ? Cek Disini
Oleh Oleh Dari Solo Usai Libur Lebaran, Apa Saja ?
Ini Dia Oleh Oleh Tegal, Yang Bisa Dibawa Pulang Setelah Mudik Lebaran
Libur Lebaran ! Mencari Tempat Asri Dan Tersembunyi Di Banyumas, Telaga Kumpe Jawabannya
Cocok Untuk Libur Lebaran, 10 Wisata di Kulon Progo Terbaik