“Negara berkembang tak dibolehkan punya pemimpin yang berani, cerdas dan strategis sekaligus. Kalau sudah ada yg terlanjur cerdas, mereka akan usahakan jangan berani; kalau sudah ada yg berani, usahakan jangan cerdas. Jika sudah terlanjur cerdas dan berani, usahakan jangan strategis berpikirnya.” ungkapnya.
“Dan tahun 2024 ini, kita memiliki kesempatan untuk tidak hanya memiliki pemimpin yang berkomitmen pada keberlanjutan pembangunan, namun juga pemimpin yang berani, cerdas, dan strategis cara berpikirinya. Kesempatan tak akan datang lagi, ini harus kita ambil.” pungkas Budiman.***
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap Rasa Hormat ke Jokowi: Orang yang Pekerja Keras
600 Ribu Warga Tumpah Ruah di Kampanye Akbar Pesta Rakyat Prabowo-Gibran di GBK Senayan, Jakarta
Program Hutan Pertamina Tanam Lebih Dari Enam Juta Pohon Sebagai Bagian Dari Perhutanan Sosial
Para Pendukung Prabowo Gibran Inisiatif Bersihkan Sampah usai Kampanye Akbar Paslon 02 di GBK Senayan
Kampanye Akbar Pamungkas Prabowo Gibran Jadi Bukti Rakyat Hendaki Keberlanjutan