Memang hanya satu menu yang ditawarkan yaitu opor enthok atau itik namun rasanya yang lezat dan harga yang murah membuat warung makan ini laris manis setiap harinya.
Warung menthok ini sudah berjualan sejak 15 tahun yang lalu dan memiliki konsep seperti di rumah nenek. Artinya ketika kita makan, di sini bisa mengambil menu sepuasnya. Bahkan yang unik makannya pun di dapur.
Opor Enthoknya bisa memilih sendiri langsung di kuali besar yang masih panas dan fresh. Dalam 1 hari Warung Enthok Bu Siti bisa menghabiskan sekitar 40 hingga 50 ekor Enthok.
Baca Juga: Ukraina Desak FIFA Coret Iran Sebagai Peserta PIALA DUNIA QATAR 2022. Ini Alasannya!
Bumbunya pun juga sederhana cuma bumbu kunyit, bawang merah,bawang putih, ketumbar dan lada untuk resep opornya. Sedangkan sambal ijonya ini cuma cabe hijau dan garam aja.
Untuk satu porsi harganya sekitar 20 hingga 30 ribu rupiah.
3. Nasi Megono
Nasi Megono adalah salah satu kuliner khas didaerah Pantura terutama di Pekalongan Namun ternyata tak hanya di Pekalongan saja, Kota Wonosobo juga punya Nasi Megono.
Baca Juga: Ini Enak Banget!!! Masak Telur Ceplok hanya 5 Menit Jadi Wajib Coba
Di Pekalongan sendiri, Nasi Megono merupakan nasi yang dicampur cacahan nangka muda, parutan kelapa dan ditambah dengan bunga kecombrang yang memberikan aroma wangi.
Sementara itu kalau di Wonosobo, Nasi Megono memiliki resep dan bumbu yang lebih sederhana tapi mampu menghadirkan rasa, yang tentunya nikmat. Nasi Megono Wonosobo memiliki ciri khas adanya irisan kubis Jawa atau yang biasa dikenal kubis hijau, parutan kelapa, dan ebi.
Baca Juga: Jin BTS Berbagi tentang Wajib Militer, Komentar Kebencian dan Membuat Astronot
Bumbu Megono sendiri terdiri dari bawang merah, bawang putih, garam, dan cabe.
Bagi orang Wonosobo makanan ini Menjadi santapan favorit ketika sedang menghadiri acara gotong royong ataupun kumpul-kumpul karena makanan khas Wonosobo yang satu ini memang kalau dilihat dari segi harga relatif murah.