TITIKTEMU.CO SRAGEN - Intip atau bisa disebut juga Kerak nasi adalah lapisan nasi kering dan agak keras, dan sedikit hangus terbakar yang terdapat di dasar bagian dalam dandang atau kuali penanak nasi.
Intip terbuat akibat beras yang dimasak terpapar panas langsung pada dinding kuali. Intip yang berbahan dasar dari beras bisa dijadikan camilan yang gurih dan renyah.
Baca Juga: Kirab Pusaka Kyai Bisma: Bentuk Pelestarian Budaya Lokal Blora
Baca Juga: Wisata Alam di Bantul? Coba ke Taman Kedung Asri…
Usaha pembuatan intip tidak bisa dipandang sebelah mata. Camilan kuliner tradisional Indonesia, ini ternyata memiliki prospek yang begitu menjanjikan. Peluang ini yang kemudian ditangkap Aini, pemilik usaha Intip Asli “Bu Riyanti” dari Desa Gawan, Kecamatan Tanon.
Dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkab Sragen, intip yang satu ini lebih dikenal dengan Intip Gawan, karena lokasinya memang di Desa Gawan, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen. Usaha yang dirintis sejak 2 tahun lalu, yang awalnya sehari memproduksi 10 pak intip, sekarang sudah bisa 100 pak.
Baca Juga: Obyek Wisata Girpasang Klaten: Ada Kopi Khas Merapi, Kereta Gantung & Kuliner Ayam Ingkung...
Dibantu empat karyawan, intip Bu Riyanti Gawan ini sudah nge-hits dan terkenal enak di kalangan anak muda maupun orang tua, terbukti sejumlah pejabat setempat suka dengan intip ini dan sering pesan untuk dijadikan oleh-oleh.
Intip Gawan punya beberapa macam rasa ada gurih, pedas dan pedas manis. Lebih keren lagi, sekarang usaha Intip Asli “Bu Riyanti” bekerja sama dengan ibu rumah tangga sekitar untuk memberdayakan ibu-ibu dengan cara membuat intip mentah, lalu disetorkan.
Baca Juga: Mau Liburan ke Jogja? 7 Penginapan Murah dan Nyaman Ini Bisa Jadi PiIihan
Tentu ini akan menjadi daya Tarik tersendiri. Selain bisa memanfaatkan peluang usaha yang ada juga bisa memberdayakan masyarakat sekitar untuk membantu meningkatkan perekonomian khususnya ibu-ibu di Desa Gawan, kecamatan Tanon.
Menjadi wirausaha itu harus saling bersinergi membawa manfaat untuk masyarakat disekitarnya. “Semoga intip tambah berkembang, terus berinovasi dan bermanfaat bagi orang banyak,” kata Aini. ***