kuliner

Mak Nyussss….Nikmatnya Lontong Tuyuhan, Saksi Syiar Islam di Rembang

Senin, 8 November 2021 | 09:25 WIB
Lontong Syiar Tuyuhan ( seleb.hallo.id)

Setelah lama berjalan menuju arah Selatan Lasem, ia kemudian menemukan tempat tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada tahun 1734, saat Belanda melakukan penyerangan.

Mbah Jumali kemudian mendirikan gubuk bersama dengan santri-santrinya untuk mengajarkan agama Islam.

Baca Juga: Minat Jadi Driver Online? Grab Semarang Buka Lowongan Mitra

Ketika mengajarkan agama Islam kepada santri-santrinya, tak lupa mbah Jumali juga menyuguhkan santapan opor Tuyuhan ini.

Lontong Tuyuhan memang agak berbeda bila dibandingkan dengan lontong sayur pada umumnya.

Lontong Tuyuhan berbentuk segi tiga.

Secara filosofis, bentuk segi tiga merupakan makna cinta kepada tiga hal, yaitu Tuhan, alam semesta dan sesama manusia.

Baca Juga: Taklukkan Watford, Arsenal Menapak Posisi Lima Besar Liga Inggris

Perbedaan lainnya adalah bumbunya.

Bumbu lontong Tuyuhan lebih mak nyus, campuran dari kemiri, jinten dan bawang.

Kuah lontong yang berupa santan, juga dilengkapi dengan opor ayam kampong, yang dipotong dengan ukuran besar, jeroan dan potongan tempe.

Baca Juga: 7 Wisata Semarang Instagramable,  dari Tempo Doeloe Hingga Kekinian

Tak perlu menunggu lapar datang yah… Sila datang ke warung lontong tuyuhan ini.

Lokasinya juga mudah dijangkau.

Halaman:

Tags

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB