TITIKTEMU.CO, Bertandang ke kota Pati dijamin kenyang. Bukan apa-apa , Kota Pati punya sejumlah kuliner khas, seperti nasi gandul, soto kemiri sampai bandeng Juwana yang memang sudah terkenal dan menjadi salah satu kuliner.
Nah untuk yang suka atau ingin makanan yang berkuah hangat, cocok dinikmati saat santap malam, siang, atau juga sarapan , Anda harus memilih soto kemiri. Disebut soto kemiri karena namanya diambil dari nama salah satu desa di Pati, Desa Kemiri. Lokasinya masih berada di wilayah Pati Kota. Kebanyakan penjual Soto Kemiri di sepanjang Jalan Kembang Joyo , berasal dari desa tersebut.
Soto Kemiri merupakan soto ayam, namun perbedaann jika kuah soto pada umumnya cenderung bening, maka Soto Kemiri menggunakan kuah bersantan encer, menggunakan bumbu kemiri dan kunyit sehingga kuahnya berwarna kuning terang.
Dalam penyajiannya unik. Biasa penjual mengambil nasi ditaruh di mangkok kemudian diberi kuah soto panas tak lama airnya dikembalikan ke kuali. Diisi kuah lagi dan airnya dikembalikan lagi, bekali-kali. Maksudnya supaya bumbu soto menyerap pada nasi sekaligus menghangatkan nasinya. Setelah itu nasi dimangkuk diberi suwiran ayam , tauge, potongan seledri dan bawang goreng. Mangkuk berisi nasi kemudian diguyur dengan kuah santan yang berwarna kuning.
Baca Juga: Berburu Nasi Grombyang Dan Lontong Dekem Di Pemalang, Pasti Pas
Terlihat minimalis sekali. Tapi kalau ditanya rasa, pastinya maksimal karena nasi yang gurih bercampur rasa manis, gurih dan asin. Yang membuat khasnya lagi adalah ayam yang digunakan untuk soto dari ayam kampung.
Jika tidak ingin terlalu minimalis , biasanya warung-warung soto menyediakan juga lauk tambahan. Mulai bagian-bagian ayam seperti sayap dan paha, sate jeroan, perkedel, dan lain-lain.
Harga yang dijual untuk satu mangkuk soto tak terlalu mahal dan terjangkau. Dengan uang Rp. 20.000 bisa mendapat makan soto dengan beberapa potong tambahan ayam dan segelas jeruk. Jika mau lebih kenyang tentunya harus membayar lebih.