Rasakan Dawet Siwalan, Minuman Segar Inovatif dari Rembang

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 15 Maret 2025 | 17:00 WIB
Dawet siwalan (Pemprov Jateng)
Dawet siwalan (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO, Melimpahnya hasil panen buah siwalan atau lontar mendorong warga Rembang, untuk berinovasi mengolah siwalan menjadi minuman segar bernilai ekonomi lebih tinggi. Salah satunya, dawet siwalan yang dikembangkan oleh Nuranto, warga Desa Kebonagung, Kecamatan Sulang.

Nuranto menyampaikan, dia mulai merintis inovasi dawet siwalan sejak tiga tahun lalu. Melihat melimpahnya buah siwalan di desa istrinya, ia berinisiatif mengolahnya menjadi minuman yang menarik bagi masyarakat.

“Kebonagung kan banyak legen dan siwalan, itu hanya dijual tanpa ada inovasi. Akhirnya saya inovasi, bagaimana kalau buah siwalan ini kita jadikan minuman dawet siwalan. Ternyata mertua bisa membuatnya dan rasanya enak. Akhirnya, saya membuat itu,” jelasnya.

Diceritakan, berbeda dengan dawet pada umumnya yang menggunakan cendol dari tepung beras, dawet siwalan menghadirkan potongan buah siwalan sebagai isiannya. Teksturnya yang kenyal serta rasanya yang sedikit manis, berpadu sempurna dengan kuah santan, gula merah, dan es, menciptakan sensasi kesegaran yang khas.

Baca Juga: Cara Membuat Es Dawet, Lengkap dengan Cendol cendolnya

“Komposisinya harus gula juroh (gula jawa), siwalan, dan santan. Santannya tidak boleh pecah. Kalau tiga kelapa, itu airnya satu baskom, tidak boleh lebih,” terangnya.

Untuk menambah variasi isian, Nuranto biasanya menambahkan jelly, agar teksturnya lebih beragam. Namun, pemilihan jelly harus tepat, agar tidak menghilangkan cita rasa khas siwalan.

“Untuk menambah isian, biasanya saya pakai jelly. Tapi rasanya harus rasa kelapa, karena selain itu nanti rasa siwalannya kalah,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan racikan khasnya, dawet siwalan  sebagai takjil mendapat banyak peminat. Minuman segar ini dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp8 ribu per porsi.

“Kalau momen Ramadan, saya jualnya di depan SMK Muhammadiyah Rembang. Kalau hari-hari biasa, di depan kantor KONI Rembang,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Nastar, Kue Warisan Belanda yang Jadi Ikon Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 | 07:05 WIB
X