TITIKTEMU.CO - Pementasan berjudul Wasiat Diponegoro bakal mengawali greget pertunjukan seni budaya di Kota Solo. Berikut ini informasi lengkap tanggal main, lokasi, harga tiket hingga pembeliannya.
Adapun pementasan Wasiat Diponegoro yang melibatkan sejumlah seniman gaek dari berbagai kota di Indonesia ini akan digelar selama 3 hari berturut-turut, yakni Sabtu sampai Senin, 6-8 Januari 2024, mulai pukul 19.30 WIB sampai selesai.
Dikutip dari admin akun Instagram Mas Don Art Center, pementasan Wasiat Diponegoro akan digelar di Masdon Art Center, tepatnya di Jalan Empu Gandring Nomor 40, Kemlayan, Kecamatan Serengan, Kota Solo.
Baca Juga: Masjid An Nur , Bekas Persembunyian Pangeran Diponegoro Di Semarang
Wasiat Diponegoro sebagaimana ditulis admin, diartikan sebagai pesan nilai untuk menciptakan masa depan, di mana pengalaman Diponegoro yang mengalami panggilan lewat pertemuan dengan Ratu Adil, mendorongnya untuk keluar dari zona nyamannya dan mengambil risiko untuk mengalami takdir sebagai pelaku utama dalam merebut Pulau Jawa dari penjajahan.
Lebih lanjut disebutkan, pentas Wasiat Diponegoro ini merupakan riset performance dari sejumlah tokoh. Sebut saja dari kalangan seni teater, seni tari serta sejarahwan.
Ada Sardono W Kusumo, Hanindawan, Rahman Sabur, Peni Candrarini, Otto Sidharta, Tisna Sanjaya, Eko Supriyanto alias Eko Pece, serta sejarahwan Peter Carey.
Baca Juga: Masjid Pleret Jadi Saksi Perjuangan Pangeran Diponegoro Melawan Belanda
Semuanya sepakat bekerja gotong royong dan tidak menerima sponsor agar tidak menimbulkan kecurigaan dari pihak, baik juga kontestan mana pun.
"Pentas mengambil episode terakhir dari perjalanan perjuangan Diponegoro, yaitu babak ketika Diponegoro ditangkap dan diangkut dengan kapal layar berdayung (korvet pollux) selama dua bulan dua minggu ke Manado," tulis admin akun Instagram @masdon_artcenter belum lama ini.
Puncak dari wasiat Diponegoro itu, kutip admin, “Jika aku mati, kuburkan jasadku di Makassar, di samping makam anakku, R.M. Sarkuma. Sertakan juga pusakaku, Kris Bondoyudo, hasil peleburan tiga pusaka sebagai tanda kepercayaan memimpin Jawa. Meski keturunanku berjumlah 18, mereka harus memahami bahwa mewarisi pusaka ini sebagai simbol penguasa tanah Jawa tidaklah mudah. Tak seorang pun dari mereka boleh merasa bahwa dengan sendirinya ia mampu mengemban tugas seberat bapaknya."
Baca Juga: Menengok Keris Kiai Kanjeng Nogo Siluman, Milik Pangeran Diponegoro di Musium Keris Solo.
Harga tiket dan cara membelinya
Adapun harga tiket pementasan Wasiat Diponegoro ini adalah Rp 25 ribu sebelum pementasan dan Rp 50 ribu untuk on the spot.