kesehatan

Peduli Nyawa Sesama, warga Surakarta Rame-rame Daftar Donor Plasma

Senin, 23 Agustus 2021 | 15:27 WIB
Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa meninjau pelaksanaan donor plasma konvalesen (Pic. Portal Kota Surakarta)
TITIKTEMU.CO
 
SOLO - Darah plasma (Plasma Konvalesen), saat ini menjadi salah satu harapan baru untuk menyelamatkan nyawa warga yang terinfeksi Covid-19. Metode pengobatan dengan pemberian plasma darah donor dari penyintas kepada pasien aktif COVID-19 ini, diyakini mampu meningkatkan peluang (harapan) kesembuhan pasien hingga 85 persen.
 
Baca Juga: Sekarang ada Aplikasi Virtual Home Care Untuk Pasien Yang Phobia ke Rumah Sakit
Bertolak dari realita masih banyaknya pasien Covid 19 yang memerlukan donor plasma, akhir-akhir ini warga Penyintas covid 19 di Surakarta-pun rame-rame mendaftarkan diri untuk menjadi sukarelawan donor Plasma konvalsen.

“Demi nyawa saudara-saudara kita, Insya Allah saya siap daftar donor plasma,” Ungkap Bambang, warga Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, yang baru sebulan terbebas dari covid-19.
Sebelumnya, pemilik Golongan Darah O tersebut, juga mendapat pengobatan dengan terapi plasma hingga menghadbiskan 3 ampul.

Aksi sukarelawan donor plasma ini juga muncul di sejumlah kota di Surakarta. Seperti di Kota Solo, sedikitnya 107 orang calon pendonor, telah mengikuti screening untuk menjadi pendonor plasma. Aksi sukarelawan ini diinisiasi oleh Komunitas Darah untuk Kita (DATA) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta, dan sejumlah pihak terkait termasuk PMI.

Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa yang meninjau langsung kegiatan tersebut menyambut baik acara screening donor plasma konvalesen yang diinisiasi oleh beberapa pihak seperti Darah untuk Kita (DATA), PMI Surakarta dan Solo Square Mall.

“Kami mewakili Pemkot mengucapkan terima kasih sekali atas apresiasi inisiatif masyarakat dan komunitas untuk gotong royong menyelesaikan pandemi secara bersama-sama. Acara seperti ini harus ditiru oleh banyak pihak agar semua bisa terlibat melalui caranya masing-masing,” ungkap Teguh Prakosa melalui web resmi Pemkot Solo www.surakarta.go.id
 
Baca Juga: Ingin Terhindar dari Covid-19? Stop kebiasaan Ngupil!

Di Kabupaten Sragen
Kegiatan sosial donor plasma juga dilaksanakan di Kabupaten Sragen. Sedikitnya 55 Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat, Rabu (18/8/2021). juga jalani screening untuk donor plasma konvalesen di aula opproom kompleks Setda Sragen.

Gerakan plasma konvalesen untuk ASN ini sebelumnya sudah dicanangkan Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada 21 Juli 2021 lalu. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan tauladan kepada warga Sragen dengan mengawali lewat ASN, agar penyintas Covid-19 tak ragu mendonorkan darahnya.
 
Baca Juga: Hati Hati, Terlalu Lama Kegiatan Daring Membuat Mata Kering
Menurut Sekda Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, dalam pekan kemarin, sudah ada 160 ASN yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti donor plasma konvalesen. Namun, hanya 55 ASN yang memenuhi syarat kemudian dicek kondisinya di laboratorium.

"Kita sebenarnya ada 160 PNS yang mendaftarkan diri untuk donor plasma konvalesen, namun hanya ada 55 yang bisa melakukan penapisan hari ini karena ada kriteria tertentu," Ungkap Tatag Prabawnto, melalui situs www.sragenkab.go.id.
 
Baca Juga: Positivity Rate Covid-19 Wonogiri Jadi Perhatian Pemerintah Pusat
Dalam kesempatan itu, Tatag yang sebelumnya pernah terpapar covid-19, juga mendaftar untuk mengikuti donor plasma konvalesen, jika semua persyaratan bisa dipenuhi.
Sekda menambahkan, ASN agar menjadi contoh masyarakat untuk menjadi pendonor plasma. Pihaknya juga sudah mengumumkan ke warga agar ikut donor. Soal antusiasme warga yang ikut tinggal, kerelaan masing-masing. Selain untuk ASN, Pemkab Sragen juga telah membuka pendaftaran peserta donor konvalesen dari kalangan masyarakat umum. (ewa)
           

 
 
 

Tags

Terkini