kesehatan

Sekarang ada Aplikasi Virtual Home Care Untuk Pasien Yang Phobia ke Rumah Sakit

Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:19 WIB
Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Pic. unissula.ac.id)

TITIKTEMU.CO

 SEMARANG – Perkembangan tehnologi komunikasi membawa kemudahan di segala bidang kegiatan. Saat ini hampir semua bidang kegiatan manusia mengikuti derap langkah digitalisasi. Tak terkecuali di bidang kesehatan. Orang sakit tak harus datang ke dokter atau rumah sakit. Tetapi cukup dirawat di rumah dengan petunjuk virtual.

Untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan secara online ini, Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, belum lama ini meluncurkan aplikasi Unisulla Virtual Home Care (UVHC,) guna pendampingan pasien termasuk pasien Covid-19 yang menjalani Isolasi Mandiri di rumah.

Baca Juga: Ingin Terhindar dari Covid-19? Stop kebiasaan Ngupil!

Ketua Tim UVHC, Fitria Indah Janitra, mengatakan program layanan Unissula VHC sudah berjalan lebih satu bulan dan saat ini ada 60 pasien isolasi mandiri yang dilayani melalui aplikasi tersebut.

"Ketika kasus covid di Jateng sedang tinggi-tingginya. Kami membantu dan mendampingi pasien sampai selesai isoman. Alhamdulillah, semuanya saat ini sudah negatif," ujarnya.

Baca Juga: Tidak Pernah Liburan Meningkatkan Resiko Serangan Jantung 8 Kali Lipat Lho!

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik peluncuran program UVHC ini. Menurutnya, ide-ide tele medicine seperti UVHC itu menjadi langkah inovatif dalam kondisi pandemi saat ini.

"Ini yang saya tunggu-tunggu dari para akademisi dan praktisi. Ide-ide tele conseling dan tele medicine ini harus digas lagi.” Ujar Ganjar di Rumah Dinas Puri Gedeh, saat memberikan sambutan webinar bertajuk Peran Perguruan Tinggi dalam Pandemi Covid-19 melalui Layanan UVHC, Sabtu (21/8/2021) 

Baca Juga: Awas, Salah Olah Bahan Makanan Bisa Membuat Keracunan

Ganjar mengatakan, tele medicine seperti yang ada dalam program UVHC tersebut sesuai dengan program rumah sakit tanpa dinding yang ia gagas. Yaitu dengan penggunaan teknologi sehingga masyarakat tidak harus datang ke rumah sakit dan bisa menyelesaikan persoalan sendiri atau self help dengan bantuan atau panduan dari dokter.

"Jadi semua tidak harus berbondong-bondong ke rumah sakit. Langkah dari kawan Tim UVHC ini menurut saya bagus untuk mengawali dan musti didorong. Mudah-mudahan program UVHC ini bisa membantu masyarakat untuk menolong dirinya dari rumah, tentu dengan dipandu oleh ahlinya," katanya.

Baca Juga: Hati Hati, Terlalu Lama Kegiatan Daring Membuat Mata Kering

Gubernur berharap, program UVHC yang diluncurkan Unisula tersebut diharapkan bisa lebih masif disebarkan agar banyak masyarakat yang mengetahui dan menggunakan. Ganjar mengatakan selama ini banyak yang membuat program atau aplikasi tele medicine tetapi penggunaannya tidak terlalu sukses karena tidak banyak dikenal orang.

Halaman:

Tags

Terkini