Beberapa peneliti menduga bahwa proses pertumbuhan yang abnormal ini kemungkinan disebabkan kerusakan sel yang kumulatif.
Pada tahun 2020, Progeria Research Foundation International Progeria Registry melaporkan sebanyak 131 anak-anak dan orang muda hidup dengan progeria di seluruh dunia. (Titiktemu/Sumber: Mirror)