kesehatan

Panji Pragiwaksono Mengaku Alami Sleep Apnea, Apa Itu? Begini Gejala dan Pengobatannya

Jumat, 10 Januari 2025 | 11:03 WIB
Panji Pragiwaksono di podcast Raditya Dika (tangkapan layar YouTube Raditya Dika)

Peningkatan risiko terkena stroke, serangan jantung, serta kerusakan organ lain juga menjadi ancaman.

Banyak pula ditemui kasus kematian mendadak, sleep apnea juga bisa menjadi penyebabnya jika tidak diobati kalau tingkatannya parah.

Sleep apnea parah yang menghentikan oksigen ke otak bisa berpengaruh pada aritmia jantung hingga gagal jantung fatal.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis untuk Ibu Hamil Mulai 9 Januari, Ini Bedanya dengan MBG Anak Sekolah

Bagaimana Cara Mengatasi Sleep Apnea?

Diet

Bagi orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan, diet adalah saran yang bisa dilakukan.

Mengurangi kadar lemak dalam tubuh bisa membantu melancarkan jalur napas yang membuat sleep apnea atau gangguan tidur itu terjadi.

Mengatur pola makan sehat dalam diet diperlukan bagi para penderita sleep apnea.

Baca Juga: Nasib Saham Rp267 Miliar Milik Raffi Ahmad di STY Foundation Usai Shin Tae Yong Dipecat, Benarkah akan Melayang?

Tidur Miring

Langkah sederhana biar tidak mengganggu jalan napas adalah dengan tidur miring.

Tidur dengan posisi menyamping bisa membuat sirkulasi udara dan menjadi lebih mudah di jalur napas.

Olahraga

Olahraga juga menjadi cara untuk mengurangi gangguan tidur yang dialami serta membantu dalam proses penurunan berat badan.

Halaman:

Tags

Terkini