Bantu Anak Yatim Piatu Terdampak Covid, Istri Kapolri Hadiri Launching Program Aku Sedulurmu

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Senin, 16 Agustus 2021 | 20:07 WIB
Launching Program
Launching Program

TITIK TEMU.CO

SEMARANG - Kepolisian Daerah Jawa Tengah meluncurkan “Program Aku Sedulurmu" sebagai wujud empati jajaran kepolisian untuk warga terdampak Pandemi Covid-19. “Aku Sedulurmu” merupakan program  bantuan untuk anak-anak usia sekolah yang terpaksa menjadi  yatim piatu  karena kedua orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19. 

Total ada 333 anak yatim piatu baru yang menjadi penerima bantuan beaya pendidikan. Mereka saat ini tercatat sebagai pelajar di berbagai jenjang pendidikan mulai Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).


Peluncuran program peduli dampak pandemi “Aku Sedulurmu” berlangsung Senin (16/8) siang di Hotel Patra Jasa Semarang dihadiri Ketua Bhayangkari Pusat Diana Listyo Sigit dan Gubernur Ganjar Pranowo bersama jajajaran Forum Koordiasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Jawa Tengah.

“Aku Sedulurmu” merupakan gagasan Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Achmad Luthfi sebagai respon atas dampak sosial dan ekonomi dari pandemi Covid-19, dimana cukup banyak anak-anak usia sekolah di berbagai pelosok di Jawa Tengah terpaksa menjadi “yatim piatu baru” karena kedua orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

 “Jadi anak yatim piatu yang tidak punya bapak  dan tidak punya ibu kita data. Di seluruh Jawa Tengah total ada 333 anak, mereka kita bantu biaya kelangsungan pendidikan mereka, baik yang masih di bangku SD, SMP dan SMA,” terang Lutfhi.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, selain bantuan pendidikan pihaknya juga akan membantu pengadaan seragam dan juga sepatu sekolah. Termasuk pengadaan buku dan biaya yang ditimbulkan dari kegiatan sekolah.

 “Kami mengimbau kepada masyarakat, jika ada saudara atau tetangga yang terdapat anak yatim piatu karena orang tuanya meninggal akibat Covid-19 bisa mendaftar ke polres di wilayahnya. Semoga, bantuan ini bisa meringankan beban mereka untuk tetap melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Selain memfasilitasi biaya pendidikan berbentuk tabungan, melalui "Program Aku Sedulurmu", kepolisian di masing-masing Polres juga akan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yatim piatu, dengan memberdayakan pengurus Bhayangkari di setiap Polres.

Secara khusus, tambah Lutfhi, Polda Jawa Tengah juga segera mengeluarkan kebijakan prioritas atau kemudahan tes masuk bagi anak yatim piatu yang kedua orang tuanya  meninggal akibat covid, jika kelak berminat  menjadi bintara polisi setelah menamatkan pendidikan sekolah menengah atas. (agh) ***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Humas Polda Jateng

Tags

Rekomendasi

Terkini

X