Tak hanya sekolah, tes PCR akan dilakukan kepada masyarakat umum dengan metode random sampling. Pihaknya menargetkan per minggu minimal 820 orang yang sudah tes PCR.
Baca Juga: SE Terbaru Menkes: Setiap Kontak Erat Kasus Covid 19 Varian Omicron Wajib Karantina 10 Hari
Stok reagen dan alat kesehatan lainnya dipastikan mencukupi. Apalagi, Dinas Kesehatan Kudus juga telah memiliki alat PCR sejak akhir tahun lalu. Saat ini, Kementerian Kesehatan masih melakukan assesment sebelum alat tersebut dapat digunakan.
"Kami masih melengkapi persyaratan agar alat PCR mendapatkan izin operasional," pungkasnya. ***
Artikel Terkait
Indonesia Telah Melampaui Target Vaksinasi 280 Juta Dosis Sampai Akhir Tahun 2021
Semarakkan HUT ke-16, Bakamla RI Salurkan Bansos Korban Erupsi Semeru dan Gelar Vaksinasi
Di Grobogan, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Resmikan Renovasi SDN 3 Nglinduk Gabus
Vaksinasi Covid 19 Booster Gratis Dimulai Besok. Jokowi : Keselamatan Rakyat yang Utama
Vaksinasi Booster Gratis, Begini Kriteria dan Cara Mengeceknya
Target 1000 Anak Perhari , BIN Jateng Gencarkan Vaksinasi Anak
Dinkes Kota Semarang Buka Pendaftaran Vaksinasi Booster, Simak Cara Daftarnya!
Pantau Vaksinasi Anak di SD Cebongan 03 Salatiga, Wali Kota Yuliyanto: Peran Orang Tua Dibutuhkan!
Kemenkes: Vaksinasi Booster Tidak Wajib!
Di Boyolali Angka Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Capai 92 Persen