TITIKTEMU.CO, Jogjakarta – Tahun 2021, tak lama lagi akan berlalu.
Berbagai peristiwa sudah terjadi sepanjang tahun ini.
Terkait dengan itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan imbauan kepada masyarakat dan pelaku wisata.
Sri Sultan ingin masyarakat dan pelaku wisata menjadi teladan, yang melaksanakan protokol kesehatan sehingga membantu meminimalisir penyebaran Covid-19 jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Baca Juga: Biar Nggak Salah Pesan, Kenali 7 Menu Kopi yang Biasa Ada di Coffee Shop Ini
Imbauan Sri Sultan disampaikan dalam agenda Sapa Aruh: Tetap Hati-hati dan Waspada, Sambut Natal dan Tahun Baru, di Bangsal Kepatihan (21/12).
“Tiada terasa, kita akan segera menuju pungkasaning warsa 2021, sekaligus menjadi kali kedua, dimana kita masih harus lila-legawa merayakan natal dan tahun baru dalam suasana penuh kehati-hatian,” ucap Sri Sultan.
Sri Sultan didampingi Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X dan Asisten Sekda DIY Bidang Pemerintahan dan Administrasi Umum, Sumadi.
Baca Juga: Kumpulan Twibbon Hari Natal Keren untuk Medsosmu, Ini Linknya
Menurut Sri Sultan, kunci keberhasilan dari penegakan protokol kesehatan, ada pada masyarakat sebagai subjek utama.
“Namun satu hal yang pasti, penerapan PPKM masa Nataru, tetap mengikuti asesmen yang berlaku, dengan pengetatan secara sektoral, dan mengedepankan masyarakat selaku subjek utama,” ujar Sri Sultan.
Baca Juga: Selamat Natal! Ini Quotes dan Ucapan Natal Penuh Kasih dan Makna
Sri Sultan menyampaikan sejumlah imbauan agar menjadi perhatian, yaitu:
- Bagi instansi pemerintah, Satgas Covid-19, diharapkan siap sedia 7x24 jam. “Perkuat upaya manunggaling rakyat lan pamong dan koordinasi lintas sektor. Satgas di tingkat RT-RW, padukuhan, dan kelurahan untuk turut mengawasi titik-titik wisata dan keramaian,” kata Sri Sultan.
- Sri Sultan meminta satgas Covid-19 untuk kembali berkoordinasi dan mengaktifkan shelter atau faskes. “Dalam berinteraksi dengan sedulur kita para wisatawan, tetaplah mengedepankan grapyak-semanak meski dengan menjaga jarak, dan tetap semedulur,” tutur Sri Sultan.
- Demi keselamatan dan kemaslahatan bersama, Sri Sultan melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta acara Old and New Year, baik terbuka maupun tertutup, karena berpotensi menimbulkan kerumunan.
- Untuk pendataan atau wisatawan yang berkunjung ke DIY, harus senantiasa legawa, ikhlas dan mandiri dalam melaksanakan prokes 5M. “Tak perlu sampai ditegur dan diingatkan, karena kesadaran pribadi adalah utamanya, hakikatnya apabila kita ingin sehat dan selamat,” imbuh Ngarsa Dalem.
- Bagi pelaku wisata dan travel agent, diharapkan menjadi teladan terdepan dalam menavigasi dan menaati ketentuan yang berlaku.
- Bagi umat Nasrani, dimohon untuk tetap melaksanakan prokes saat merayakan Natal. “Kapasitas Gereja betul-betul diperhatikan, seandainya pun tidak memungkinkan untuk beribadah di gereja, saya harapkan bisa lila-legawa, beribadah secara online tanpa mengurangi makna Natal,” ucap Sri Sultan.
- Sri Sultan berharap agar warga senantiasa menjaga suasana agar tetap damai dengan mengedepankan toleransi dan tepa-sarira, turut menjaga kohesi sosial dengan prinsip sayuk-rukun antarumat beragama.
- Ngarsa Dalem juga mengingatkan bahwa momentum yang telah dicapai sampai saat ini, dapat dijaga dengan baik. “Bagaimanapun, virus Covid-19 masih sangat mungkin bermutasi, disertai berbagai gejala yang terkadang tidak disadari. Apalagi, varian Omicron telah ditemukan menjangkiti negeri ini, jangan sampai kita lengah dan abai protokol kesehatan,” pinta Ngarsa Dalem.
- Sri Sultan berharap, agar akhir tahun 2021 dapat dijadikan sebagai tonggak awal kebangkitan nyata bagi Indonesia dan seluruh rakyatnya dengan harapan bahwa tahun 2022 ada masa depan yang cerah bagi semua insan manusia.
Sri Sultan juga meminta Pemerintah Kota Yogyakarta untuk memberikan perhatian lebih, terkait dengan aktivitas dan penegakan prokes di Malioboro, mengingat selama libur Nataru, tidak akan dilakukan penutupan Malioboro.
Artikel Terkait
Sri Sultan Tegaskan Penyaluran Bansos Harus Bebas dari Potongan Liar
Jadah Tempe Jajanan Khas Sleman, Kegemaran Sri Sultan!
Pengamanan Jelang Nataru di Jogja Diperketat, Sri Sultan: Destinasi Wisata Diatur Masing-masing Asosiasi
Jelang Libur Nataru, Begini Cara Sultan HB X Mencegah Penularan Covid-19 di Jogja
Cegah Omicron Masuk ke Jogja, Sri Sultan Siapkan Upaya Preventif
Malam Tahun Baru di Jogja, Kawasan Malioboro Tetap Dibuka, Koneksi Wifi Dinonaktifkan