Nitilaku 2021 dan Semangat Berbagi para Alumni dalam Rangka Dies Natalis UGM ke 72

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 Desember 2021 | 20:49 WIB
Penyerahan bantuan untuk korban erupsi gunung Semeru dari perwakilan komunitas Kagama Adita Irawati kepada Sekjen KAGAMA, Ari Dwipayana.  (UGM)
Penyerahan bantuan untuk korban erupsi gunung Semeru dari perwakilan komunitas Kagama Adita Irawati kepada Sekjen KAGAMA, Ari Dwipayana. (UGM)

TITIKTEMU.CO, SLEMAN - Memperingati Dies Natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) ke 72, Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) tetap menyelenggarakan tradisi Nitilaku meski masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Ketua KAGAMA Ganjar Pranowo mengatakan, selama pandemi ini kegiatan Nitilaku diadakan secara virtual karena alasan kesehatan dan mencegah klaster penularan.

Tahun ini kedua kalinya Nitilaku digelar secara virtual. Namun berbeda dari sebelumnya kegiatan kali ini sudah diselenggarakan secara hybrid, dengan jumlah peserta terbatas di Grha Sabha Pramana.

Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Tambah Dua, Masih Berani ke Luar Negeri?

“Karena alasan pandemi dan mengurangi risiko penularan maka kegiatan Nitilaku hanya dilakukan secara virtual dengan peserta terbatas. Sudah dua tahun tidak bisa melaksanakan Nitilaku dan tahun ini yang kedua,”ujar Ganjar pada acara  Nitilaku Virtual Journey yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Sabtu (18/12).

Seperti diketahui, menjelang Dies Natalis, kegiatan Nitilaku dilaksanakan dengan berjalan kaki dari Kraton Yogyakarta melintasi Malioboro hingga kampus di UGM untuk mengenang perjalanan pendirian “Kampus Biru” ini dari Siti Hinggil Kraton Yogyakarta hingga pindah ke wilayah Bulaksumur, Sleman. 

Dalam kegiatan Nitilaku ini diserahkan bantuan dari Komunitas KAGAMA Lari untuk korban bencana erupsi gunung Semeru di Lumajang sebesar Rp428 juta.

Baca Juga: Ketok Palu! Gara-gara Omicron, Pemerintah Tunda Umrah hingga Tahun Depan

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh perwakilan pelari yang telah menyelesaikan lari sejauh 72 km Adita Irawati kepada Sekjen KAGAMA, Ari Dwipayana.

KAGAMA Lari diikuti 19 orang alumni, namun hanya 3 orang yang berhasil menyelesaikan lomba hingga finish. Adapun pemilihan jarak menyesuaikan angka perayaan Dies Natalis UGM ke-72.

Ganjar Pranowo, merasa terharu saat komunitas KAGAMA Lari menyerahkan bantuan tersebut.

Baca Juga: Ada Sentra UMKM di Bandara YIA, Jajakan Beragam Produk Khas Kulon Progo

“Saya salut ada yang lari 72 km sampai finish. Tapi berlari untuk berbagi bagi saudara kita di Semeru,”kata Ganjar pada acara Nitilaku Virtual Journey yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Sabtu (18/12).

Pada acara Nitilaku Virtual kali ini, komunitas KAGAMA Orchid atau komunitas pecinta anggrek berhasil melelang satu pot tanaman anggrek nusantara seharga Rp20 juta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: UGM

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X