"Selalu lakukan pantauan lapangan sehingga kita bisa melakukan deteksi dini dan melakukan upaya pengurangan resiko bencana," imbuh Bupati.
Dia berharap pandemi yang sudah melandai ini tidak kembali meningkat karena adanya cluster baru. Maka seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana dengan tetap berada pada koridor aturan yang berlaku.
"Sebagai aparatur harus bisa menepiskan isu-isu negatif yang akan menimbulkan kerawanan sosial di masyarakat. Mari bergerak bersama untuk menciptakan kondusifitas wilayah di Kabupaten Demak, “ tandasnya. ***
Artikel Terkait
Ketua DPR Puan Maharani: Keputusan Pemerintah Batakan PPKM Level 3 Serentak Sudah Tepat
Pengamanan Jelang Nataru di Jogja Diperketat, Sri Sultan: Destinasi Wisata Diatur Masing-masing Asosiasi
Cegah Varian Omicron Masuk, Puan Maharani Tunda Seluruh Perjalanan Dinas Anggota DPR RI ke Manca Negara
Pria di Pemalang Ditangkap Polisi Karena 5 Kali Cabuli Anak Tiri, Hukuman 15 Tahun Menantinya…
Duh! Guru Agama SD di Cilacap Cabuli 15 Muridnya, Korban Dimingi-imingi Nilai Bagus
Libur Nataru Ada 4 Juta Lebih Pemudik Bakal Masuk Jawa Tengah
Libur Nataru Masih PPKM Level 2, Obyek Wisata di Batang Batasi 50% Pengunjung
Fix! Tidak Ada Libur Sekolah Nataru, Aturannya Lagi Digodog