TITIKTEMU.CO DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak, yang difasilitasi oleh Bagian Perekonomian Setda Demak telah melaksanakan Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Demak Periode 2021-2026.
Pengukuhan pengurus sebagaimana dilansir laman resmi Pemkab Demak, dilakukan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Demak, Hj. Khodijah Ali Makhsun, baru-baru ini, di Pendopo Satya Bhakti Praja,
Pelaksanaan pengukuhan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor: 35/DEKRAN.JTG/SK/VIII/2021, tentang Pengesahan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Demak Periode Tahun 2021-2026.
Baca Juga: Pasar Bulu Semarang Segera Disulap Jadi Bulu Creative Market
Baca Juga: Sports Track Hutan Tinjomoyo, Destinasi Wisata Baru di Semarang
Pada Kesempatan tersebut Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, menyampaikan bahwa keberadaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai wadah berhimpunnya para pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan, telah mampu membawa perubahan yang signifikan bagi kerajinan di Kabupaten Demak.
“Saya berharap Dekranasda dapat memberi motivasi kepada seluruh pengrajin untuk tetap semangat berkarya dan berkreasi menciptakan karya-karya kerajinan yang bernilai“, tuturnya.
Baca Juga: Jadi Kota Sehat, Angka Harapan Hidup Warga Semarang Meningkat Tajam
Lebih lanjut disampaikan bahwa Dekranasda harus mengambil peran agar hasil kerajinan para pengrajin dapat dipasarkan, baik secara nasional maupun internasional. Ini merupakan peluang bagi para pelaku usaha untuk bisa global marketing.
“Tingkatkan peran Dekranasda dalam memperluas pasar baik secara offline maupun online, untuk memasarkan hasil produksi pengrajin Kabupaten Demak“, pinta Bupati.
Selain kegiatan pengukuhan, juga diadakan bazaar pameran oleh para pengrajin di Demak yang tergabung dalam Forum Demak Kreatif.
Baca Juga: Obyek Wisata Di Kendal Kembali Dibuka, Berkunjung Wajib Reservasi Online
Bupati didampingi Wakil Bupati, Sekda Demak, para asisten Sekda menyempatkan meninjau meninjau pameran yang menyajikan berbagai macam kerajinan industri kecil menengah, seperti batik, miniatur kapal, jamu herbal, kerajinan tangan dan lainnya. ***
Artikel Terkait
Aplikasi Smart Mother’s Karya Mahasiwa Unnes, Inspirasi Masakan dengan Fitur Belanja
Apresiasi Pelatihan UMKM yang Digagas Alumni Akabri 1996, Kapolda Jateng Minta Wilayah Lain Ikut Meniru
Menko Airlangga Blusukan ke Kampung UMKM Kuliner, Dikenalkan sebagai Capres
Giatkan Perokonomian Pasca Pandemi, Warga Sragen Ciptakan Aplikasi Jual Beli Satwa Anti Kerumunan
UMKM Orang Asli Papua Pamer Produk Kreatif di PON XX Papua.
Berbiaya Rp 98 Miliar, Pembangunan Papua Youth Creative Hub Dimulai
BAZNAS Beri Bantuan Modal Kepada UMKM yang Terdampak Pandemi Covid 19