Haryadi berharap Melalui tema tersebut, warga Kota Yogya diharapkan dapat memaknai momentum perayaan HUT Kota Yogya dengan mudah beradaptasi, tetap kuat, dan tidak menyerah serta terus berkembang.
“Tahun ini menjadi tahun kedua HUT Kota Yogya dirayakan di masa pandemi Covid-19. Ditengah berbagai keterbatasan akibat pandemi Covid-19 warga Kota Yogyakarta terus berjuang dan menjaga sesama untuk bisa bangkit.”ungkap Haryadi.
Baca Juga: Waspada! Ada Situs Mirip PeduliLindungi. Jangan Sampai Salah Akses
Rangkaian acara HUT telah disiapkan selama tujuh hari sejak 1 Oktober hingga pada puncak acara, Kamis (7/10/2021).
Rangkaian acara telah dilakukan yakni launching logo HUT Kota Jogja ke-265 pada, Jumat (1/10/2021) pekan lalu, Dekorasi Arsip Foto bertema Jogja Tempoe Doeloe dan Kini pada, Minggu (3/10/2021). Festival Permainan Rakyat pada, Selasa (5/10/2021), gelar seni sastra macapat di Pendopo Ndalem Ngabean (4-7/10/2021).
Agenda tersebut sudah masuk dalam Calendar of Event (COE) Nasional yang ditetapkan Kementerian pariwisata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI)
Baca Juga: Horeee! Bus Tingkat Werkudara dan Kereta Uap Jaladara Jalan Lagi, Gaes...
Rangkaian kegiatan yang dihadirkan dinilai sebagai representasi berbagai kegiatan, yang menggambarkan kreativitas dan peran serta masyarakat secara beragam dari berbagai unsur dalam mewarnai dinamika Kota Yogyakarta
Sebagai puncak acara HUT Kota Yogyakarta akan berlangsung pada tanggal 7 Oktober 2021 dengan pagelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) dengan tema Semar Boyong di Stadion Mandala Krida.
Rencananya acara puncak tersebut akan digelar secara hybrid dengan peserta dan undangan terbatas mulai pukul 18.00 WIB. Masyarakat bisa menyaksikan Wayangan HUT ke-265 Kota Yogyakarta Melalui Channel Youtube
Baca Juga: Remaja 17 Tahun Asal Bekasi Satrio Adi Nugroho Memecahkan Rekor Dunia Angkat Besi Di Jeddah
Mahargya Ambal Warsa Kaping 265, Projo Ngayogyakarta 7 Oktober 1756 – 7 Oktober 2021.***
Artikel Terkait
Sama-sama Kerajaan Mataram, Mengapa Batik Solo Beda dengan Yogyakarta? Ini Sejarahnya
DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata
Yogyakarta Membuat Hutan Tematik Wana Boga Pohon Nangka, Bahan Baku Gudeg Makanan Khas Yogya
Now.. Di Jogja, Resto dan Cafe di Area Bioskop Sudah Boleh Layani Makan di Tempat
Gym dan Fitness Center di Yogyakarta Sudah Boleh Buka. Langgar Protokol Kesehatan, akan Disegel Usahanya