Luas kawasan yang terkena erosi mencapai 2.116,54 hektar yang menyebabkan garis pantai mundur sepanjang 5,1 kilometer dari garis pantai di tahun 1994 lalu.
Dampak banjir rob yang terjadi di kawasan itu antara lain kerusakan bangunan tempat tinggal, salinitas air tanah, kerusakan lahan tambak, dan, kehilangan lahan, serta kerusakan pada kendaraan atau peralatan kerja.
Dari data tersebut juga diketahui laju abrasi terbesar yang ada di Sayung terjadi di Desa Bendono.
Baca Juga: Kementan Ungkap Banjir dan Kekeringan Ancaman Utama Produksi Pangan
Rujukan tentang parahnya abrasi di Kecamatan Sayung khususnya Desa Bendono di atas, menjadi salah satu pertimbangan Polda Jateng untuk meluncurkan program Polda Jateng Mageri Segoro yang dipusatkan di desa tersebut.
Di desa tersebut akan ditanam 10 ribu bibit mangrove dilanjutkan dengan pemberian bansos pada masyarakat bahari, vaksinasi serta panen kerang.
Selain di Bendono, Polda Jateng juga menggelar kegiatan serupa di 13 polres lain. Secara bertahap dan berkesinambungan, satu juta bibit mangrove akan ditanam di sepanjang pesisir Jateng. ***
Artikel Terkait
Ditresnarkoba Polda Jateng Tangkap 5 Tersangka Sabu-Sabu 900 Gram
Tim Jatanras Polda Jateng Lumpuhkan 3 Tersangka Spesialis Bobol Minimarket
Polda Jateng Bantah Intimidasi Warga Wadas
Usaha Pijat Plus-Plus Sesama Pria Digerebek Polda Jateng, Lokasinya di Solo, Tepatnya Dimana Ya?
Terlibat Praktek Judi Hongkong dan Tjapjiki, 9 Tersangka Ditahan di Polda Jateng
Polda Jateng Gagalkan Penyelundupan 9.000 Lebih Benih Lobster Senilai Rp 2,3 Miliar