“Kami dari DPR RI menginisiasi pelatihan dan pemasaran produk olahan cabai untuk peningkatan kesejahteraan petani. Kementerian Pertanian menyetujui, sehingga terselenggara pelatihan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, Dedih Zaenuddin menambahkan, peserta pelatihan berasal dari kecamatan penghasil cabai terbesar di Temanggung, di antaranya Kandangan, Bansari, Tlogomulyo dan Temanggung.
Baca Juga: Ilmuwan Singapura Mengubah Limbah Kulit Durian Jadi Perban Antibakteri
“Petani dalam pelatihan ini mendapat peningkatan kapasitas kemampuan, keterampilan dan pengetahuan untuk hilirisasi komoditas cabai, agar komoditas yang dihasilkan punya nilai lebih,” terangnya.
Selain Temanggung, pelatihan juga digelar di beberapa daerah lain, seperti Purworejo, Blora, Magelang dan Maluku Utara. Petani juga mendapat pelatihan dalam teknik pemasaran.
“Ini sebagai terobosan agar petani tidak merugi, terutama ketika harga komoditas anjlok. Pengolahan komoditas (lebih menguntungkan), karena harganya relatif lebih stabil,” tandasnya. (ewa/jatengprov.go.id)
Area lampiran
| BalasTeruskan |
Menampilkan Cabe Temanggung 2.jpeg.