TITIKTEMU.CO, WONOGIRI – Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Jekek) tidak mewajibkan pelajar mengenakan seragam dalam pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
Menurut Jekek, hal yang mendesak saat ini adalah terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok di kalangan pelajar.
“Jadi saya melarang sekolah mewajibkan orangtua siswa membeli seragam baru. Ini masih ini dalam kondisi darurat akibat pandemi,” kata Jekek, Senin (20/9/2021).
Baca Juga: Gubernur Jateng Ditagih Pembebasan Seragam Sekolah, Netizen: Baju Saya Kekecilan, Pak!
Bupati menyampaikan aspek penting dari PTM terbatas salah satunya mematuhi protokol kesehatan. Seragam sekolah sifatnya fashionable, sehingga bisa dikesampingkan.
“Kita harus yakinkan orangtua bahwa PTM terbatas itu aman. Caranya dengan vaksinasi, dan taat prokes. Itu dulu yang penting,” jelas Jekek.
Jekek mengungkapkan Pemkab Wonogiri tengah menggalakkan vaksinasi untuk pelajar. Sebab PTM terbatas tidak hanya tergantung pada level PPKM.
Baca Juga: Siswa PTM Harus Berseragam? Ganjar : Yang Penting Sekolah, Nggak Pakai Seragam Nggak Masalah
“Syarat yang justru penting itu ya vaksinasi, baik untuk pelajar, guru, dan pegawai di lingkungan sekolah. Kami menyasar pelajar di 25 kecamatan,” katanya.
Terkait target vaksinasi 32 ribu pelajar SMA sederajat, Joko Sutopo optimis akan selesai pekan ini. Jika vaksinasi selesai, dia baru mengizinkan PTM.
“Sekali lagi, saya tidak mau berspekulasi. Ini demi keselamatan dan kemananan anak-anak kita,” tegas dia.
Baca Juga: Vaksinasi Pelajar SMP di Sragen, Bupati Yuni: Targetnya Minggu Ini Semua Sudah Disuntik
Saat ini stok vaksin untuk pelajar di Wonogiri sebanyak 72 ribu dosis. Vaksin juga diperuntukkan bagi masyarakat dengan pekerjaan rentan terpapar Covid-19.***
Artikel Terkait
Wonogiri Terima 2.500 Vial Vaksin Moderna, Prioritas untuk Guru
Angka Kematian Akibat Covid-19 di Wonogiri Tembus 1.000, Apa yang Salah?
Kapan Wonogiri Menggelar PTM? Bupati: Masih di Level 4, Saya Nggak Mau Berspekulasi
Wonogiri Belum Gelar Sekolah Tatap Muka. Tunggu Lampu Hijau!