TITIKTEMU.CO Yogyakarta - Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM bekerja sama dengan Puro Pakualaman, TNI, TP PKK DI Yogyakarta, Gerakan Sonjo, serta Keluarga Alumni Teladan Yogyakarta (KATY), menggelar kegiatan vaksinasi massal bagi penyandang disabilitas dan masyarakat umum pada Sabtu (18/09).
366 peserta mengikuti kegiatan vaksinasi, 13 peserta dari penyandang disabilitas dan 353 peserta lainnya dari masyarakat umum.
“Peserta difabel yang datang bervariasi, mulai dari peserta disabilitas fisik hingga dari grup khusus down syndrome ,” ujar Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSA UGM, dr. Ade Febrina L.
Baca Juga: Tiba dari Luar Negeri, Penumpang Wajib Tes PCR di Bandara Soetta
Kegiatan vaksinasi dilakukan dengan menerapkan dua metode. Metode pertama adalah vaksinasi di tenda yang bisa diakses oleh semua orang. Sedangkan metode kedua, drive thru yang diarahkan ke RSA UGM, khusus diperuntukkan untuk penyandang disabilitas.
Pengunaan dua metode tersebut, tidak lain untuk mengurangi potensi kerumunan dan memberikan akses khusus kepada penyandang disabilitas.
RSA UGM menyediakan layanan semi drive thru bagi para penyandang disabilitas. Mereka dijemput dan dipulangkan kembali dengan menggunakan akomodasi/ambulans dari RSA UGM. Skrining dan vaksinasi dilakukan langsung kepada peserta difabel, tanpa perlu turun dari ambulans.
Baca Juga: Mau Bertamu ke Mapolda Jateng? Siapkan Dulu Aplikasi PeduliLindungi
“Kendala para difabel adalah aksesibilitas vaksin. Kebanyakan, para difabel juga khawatir dengan kondisi mereka apakah aman divaksin, bagaimana bila pasca vaksin ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), bagaimana alurnya bila ada KIPI,” jelas dr. Ade.
Untuk itulah, peserta vaksinasi disabilitas diarahkan langsung ke RSA UGM, karena tersedia fasilitas kesehatan yang dapat mengakomodir vaksin bagi kondisi khusus.
“Dengan adanya vaksinasi khusus difabel, diharapkan bisa sangat membantu mereka. Selain itu, KIPI vaksin Covid-19 dijamin oleh Kementerian Kesehatan sehingga kaum difabel tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Baca Juga: Semarang Jadi Trending Topic, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Penghijauan