Sidak Penerapan Prokes Dalam PTM, Ganjar Temukan Banyak Guru dan Siswa Belum Paham Soal Protokol Kesehatan.

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Selasa, 14 September 2021 | 11:47 WIB
Postingan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di IG pribadi @ganjarpranowo soal Sidak Pertemuan Tatap Muka sekolah di Jawa Tengah (pic. IG @ganjarpranowo)
Postingan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di IG pribadi @ganjarpranowo soal Sidak Pertemuan Tatap Muka sekolah di Jawa Tengah (pic. IG @ganjarpranowo)

TITIKTEMU.CO, Semarang - Ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah terancam dihentikan, menyusul ditemukannya banyak kasus pelanggaran protokol kesehatan di sekolah. Ironisnya, pelanggaran prokes ini tidak hanya dilakukan siswa, tetapi juga guru dan kepala sekolah.

Itu terungkap saat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) pelaksanaan PTM di sejumlah sekolah di Jawa Tengah, Senin (13/9/2021). Sejumlah pelanggaran prokes ini-pun diunggah Gubernur Ganjar di akun Instagram pribadinya

“Bapak ibu guru, nyuwun tulung nggih, jangan remehkan protokol kesehatan. Panjenengan semua sudah tahu aturannya, mari taati. Biar semua sehat dan selamat. Untuk wali murid, jenengan semua bisa mengingatkan jika pihak sekolah teledor. Ayo saling eling lan ngelingke.” Tulis Ganjar di akun IG @ganjarpranowo.

Baca Juga: Pemerintah Pantau 3 Varian Virus Baru Agar Tidak Masuk ke Indonesia

Postingan Ganjar ini disertai video hasil sidak dan temuan sejumlah pelanggaran yang dilakukan pihak sekolahan, termasuk guru dan para siswa.

“Sebagai guru, harusnya kamu memberi contoh pad murid-muridnya !” ujr gubernur memarahi seorang guru yang kedapatan tidak memakai masker.

Meski tertangkap basah, ternyata guru tersebut masih berkilah. Dia mengatakan saat itu hanya lupa. Biasanya dia memakai masker terus.

Baca Juga: SMK Center of Excellence: Harus Bisa Hasilkan Wirausaha Yang Menyediakan Layanan Barang dan Jasa Untuk Pasar

Dalam sidak kali ini, selain pelanggaran masker di sekolah, gubernur juga melihat sejumlah kasus rombel (rombongan belajar) melebihi kapasitas ruangan. Bahkan ada sekolah yang tidak menjaga jarak antar siswa di mana satu bangku dipergunakan untuk dua siswa. Ganjar menegaskan, kalau sekolahan tidak bisa menerapkan disiplin protokol kesehatan dan minimbulkan klaster baru covid-19, lebih baik kegiatan PTM dihentikan.

Postinggan Ganjar tersebut dibenarkan sejumlah netizen. Mereka mengatakan, pelaksanaan prokes di sekolah hanya disiplin di awal. Berikut komentar netizen yang berkaitan dengan video unggahan Gubernur Ganjar Pranowo;

Baca Juga: Ternyata Ada Cara Baru Tes Covid-19, Pakai Sampel Keringat Ketiak!

@acaa_259 ;      “di sekolah saya dikit sekali yang menaati prokes , yang pakai masker bahkan mungkin bisa diitung jari jumlahnya..”

@vepwiwiek. :    “waktu awal awal baru masuk sekolah , gurunya negur.. tapi tidak ada perubahan , bahkan guru yang negur juga jarang pakai masker.”  

@riekaapriani ;    “Sebelum diadakan PTM akan lebih baik setiap sekolah melakukan simulasi agar betul2 siap menerima murid sesuai prokes.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: IG Ganjar Pranowo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X