Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Jadi Penyiar Radio Dadakan Di Hari Radio Nasional

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Senin, 13 September 2021 | 22:16 WIB
Peringati Hari radio Nasional, Gubernur Ganjar Pranowo Jadi Penyiar Dadakan ( Foto : Jatengprov.go.id / Humas Jateng)
Peringati Hari radio Nasional, Gubernur Ganjar Pranowo Jadi Penyiar Dadakan ( Foto : Jatengprov.go.id / Humas Jateng)

TITIKTEMU.CO

 

Bertepatan Peringatan Hari Radio Nasional, Sabtu (11/9/2021), Gubernur Ganjar memberikan kejutan bagi para pendengar setia radio di Indonesia. Dia mendadak jadi penyiar, yang live dan disiarkan langsung oleh salah satu radio swasta ternama, MNC Trijaya FM, dan ratusan radio lokal daerah di Indonesia.

Selama satu jam penuh, Ganjar menghibur para pendengar dengan suara khasnya. Candaan dan guyonan memenuhi siaran itu. Didampingi penyiar Trijaya, Advianto Prasetyobudi, Ganjar begitu lihai membawakan acara bertajuk Ganjar Pranowo On-Air

Baca Juga: Perhatikan Tenaga Kerja Mendapat Jaminan Ketenagakerjaan Cukup Tinggi, DIY Terima Patriana Award 2020

Ganjar begitu menikmati membawakan acara. Di sela-sela ngobrol dengan Pras, Ganjar juga menceritakan bagaimana dulu dirinya intens mendengarkan radio saat masih duduk di bangku SMA. Pergi ke studio radio, melihat tumpukan kaset pita dan reques lagu hingga titip salam ia lakukan.

Jika biasanya siaran radio penelpon hanya titip salam atau request lagu, kali ini banyak penelpon justru curcol (curhat colongan), meminta tips hingga laporan pungli pada Ganjar.

Baca Juga: Seleksi Calon ASN Pemkot Semarang di 4 Lokasi Diminta Tertib Prokes

Misalnya penelpon asal Surabaya bernama Jeje. Dia menanyakan ke Ganjar bagaimana menembak istrinya, Siti Atikoh. Jeje juga menanyakan, bagaimana menjaga keharmonisan dengan keluarga di tengah kesibukannya menjadi gubernur.

“Apa ibu juga nggak cemburu pak, kan bapak pasti sering diajak ibu-ibu foto,” kata Jeje melalui saluran telepon.

Ganjar tertawa saat menjawab pertanyaan Jeje. Ia pun menjelaskan, kisah cintanya dengan istri cukup menarik. Dan di antara banyak perempuan, Ganjar mengatakan yang menerima cintanya adalah Siti Atikoh.

“Kisah cinta saya, nembak cewek yang menerima cuma bojoku (istri saya). Kalau soal cemburu sih ada, tapi awal-awal saya jadi gubernur. Lama-lama istri saya sadar, bahwa suaminya adalah milik masyarakat. Sejak saat itu istri saya menerima,” terangnya.

Baca Juga: Petugas Ditreskrimsus Polda Telusuri Sumber Pencemaran di Bengawan Solo

Di kesempatan itu ganjar memberikan tips tetap harmonis meski sibuk menjadi gubernur. Setiap ada waktu agak luang, dirinya selalu mencari waktu untuk bertemu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ersha

Tags

Rekomendasi

Terkini

X