Soal Ikan Lele, Kapolda Jateng Minta Terobosan Polsek Polokarto Ditiru

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Rabu, 8 September 2021 | 20:23 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Lutfhi saat meninjau budidaya ikan lele di area Mapolsek Polokarto Sukoharjo, Rabu (8/9).   Dia berharap  langkah Polsek Polokarto membina ketahanan pangan perlu ditiru polsek lain. (pic. bidhumas polda jateng)
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Lutfhi saat meninjau budidaya ikan lele di area Mapolsek Polokarto Sukoharjo, Rabu (8/9). Dia berharap langkah Polsek Polokarto membina ketahanan pangan perlu ditiru polsek lain. (pic. bidhumas polda jateng)

TITIKTEMU.CO

SUKOHARJO-Mengatasi dampak krisis pangan pada pandemi corona, Polsek di wilayah hukum Polres Sukoharjo  gandeng karangtaruna setempat untuk membudidayakan lele.

Satu diantara yang telah melakukan budidaya lele adalah Polsek Polokarto. Budidaya itu memanfaatkan lahan  Mapolsek.

Kegiatan budidaya lele   ditinjau dan diresmikan oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dengan menebarkan benih lele.

Kapolda mengapresiasi jajaran Polres Sukoharjo yang telah melaksanakan kegiatan  program pemerintah mengakselerasi ketahan pangan.

Hal tersebut selaras dengan kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa Polri ikut serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Oleh karena itu  saya sebagai Kapolda mengapresiasi yang tidak terhingga kepada seluruh jajaran Polsek Polokarto," ujarnya usai sebar benih di Mapolsek Polokarto, Rabu (8/9/2021).

Menurut Kapolda, langkah yang dilakukah Polsek Polokarto  sangat perlu dicontoh. Sebab hal tersebut dapat menciptakan Social Branding dalam rangka mencari empati masyarakat.

"Besar kecilnya Polsek diperlukan masyarakat kita. Social brandingnya adalah menanam kemudian diberikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat sekitar mempunyai empaty building rasa peduli dan percaya bahwa Polsek merupakan bagian intergral masyarakat sekitar," jelas Kapolda.

Kapolda mengatakan Polsek merupakan deteksi awal mata tombak paling ujung dalam Harkamtibmas. Pihaknya optimis jika hal tersebut dilakukan Harkamtibmas akan terjaga secara otomatis.

"Seperti yang kita ketahui dampak Covid 19 sangat luar biasa terutama sektor perekonomian. Terlebih Presiden kita menyampaikan untuk gas rem gas rem. Dimana jika mengetatkan kegiatan masyarakat maka timbul implikasi terkait perekonomian," tutur Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda mengapresiasi langkah  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat menekan angka penularan covid 19.  Meski begitu Kapolda memerintahkan agar tidak lengah terhadap penularan covid 19.

"Saya perintahkan Polres hingga jajaran Polsek bahwa protokol kesehatan menjadi prioritas yang utama. Selain itu jangan segan-segan terus melakukan kegiatan yustisi untuk mengingatkan dan mengontrol masyarakat," tegasnya.

Ia menegaskan saat yang harus diutamakan adalah pengamanan protokol kesehatan. Sebab amannya masyarakat ditentukan oleh sehatnya masyarakat. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Polda Jateng

Tags

Rekomendasi

Terkini

X