TITIK TEMU.CO
Pemerintah Purworejo, Jawa Tengah, melakukan upaya penjemputan pasien Covid-19 untuk dibawa ke tempat isolasi terpusat (Isoter). Ini dilakukan karena angka kasus Covid di wilayah ini masih tinggi. Kabupaten Purworejo saat ini masih berada di level 4 PPKM.
Pemerintah Kabupaten Purworejo hingga kini sudah mengisolasi 9 orang pasien Covid bergejala ringan ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Gedung Diklat Kutoarjo.
Mereka berasal dari Puskesmas Semawung sebanyak 4 orang, Puskesmas Wirun 2 orang, serta Puskesmas Kutoarjo, Bayan dan Gebang masing-masing 1 orang.
Baca Juga: Ini Baru Bupati Jos! Keluarga Pasien Isoter di Karanganyar Akan Dicukupi Pemerintah
Upaya penjemputan dilakukan karena saat ini Kabupaten Purworejo masih berada pada level 4, sehingga perlu berbagai upaya pengendalian. Disamping itu, Pemkab setempat masih menemukan adanya pasien isolasi mandiri yang masih keluyuran.
Sekda Purworejo Said Romadhon menjelaskan pemusatan pasien positif Covid-19 ke isoter untuk memutus penyebaran klaster keluarga. Apalagi sampai saat ini banyak keluarga yang tidak memiliki tempat khusus untuk isolasi mandiri (isoman).
“Banyak ditemukan warga yang positif Covid-19 dan isoman, tapi masih berkeliaran kemana-mana,” ungkap Said.
Baca Juga: Patut Dicontoh, Testing Covid-19 Kota Semarang Capai 6 Kali Lipat Standar WHO
Sekda menjelaskan, Gedung Diklat Kutoarjo merupakan lokasi yang memang sudah dipersiapkan untuk isoter tingkat kabupaten. Di gedung tersebut sudah dipersiapkan 56 tempat tidur, dengan fasilitas yang representatif, perbekalan dan pelayanan nakes.
“Selain itu, juga disediakan tempat isoter di 16 kecamatan, yang jumlahnya mencapai 2548 tempat tidur,” katanya.
Menurut Said Romadhon, untuk menentukan seseorang masuk isoter kabupaten, kecamatan atau rumah sakit, ada kriterianya. Warga OTG, akan dimasukkan isoter kecamatan. Sedangkan pasien bergejala ringan masuk isoter kabupaten, dan yang bergejala berat masuk rumah sakit. Itu berdasarkan rujukan dari puskesmas setempat.
Baca Juga: Angka Kematian Akibat Covid-19 di Wonogiri Tembus 1.000, Apa yang Salah?
“Sampai saat ini data kasus aktif yang isoman sebanyak 270 orang, sedangkan yang dirawat 50 orang,” jelasnya.