joglosemar

Apresiasi Pelatihan UMKM yang Digagas Alumni Akabri 1996, Kapolda Jateng Minta Wilayah Lain Ikut Meniru

Rabu, 15 September 2021 | 06:30 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka pelatihan UMKM digital yang dihadiri Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (14/9) (foto: Humas Polresta Surakarta)
 
TITIKTEMU.CO, Solo - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka Pelatihan dan Pengembangan UMKM Berbasis Digital yang digagas Alumni Akabri 1996, di Solo, Selasa siang (14/9).
 
Kapolda Jateng mengatakan kegiatan itu sangat penting untuk pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid 19, dengan memberdayakan potensi masyarakat.
 
Acara yang digagas alumni Akabri 1996 Bharatasena, menurut Kapolda, adalah terobosan kreatif yang patut ditiru.
 
"Ini creative breakthrough bagi usaha kecil menengah. Pelatihan ini adalah trigger (pemicu) yang perlu dicontoh. Saya berharap upaya ini ditiru oleh wilayah lain bahkan nasional ," ungkap Kapolda seperti dikutip Titiktemu.co dari Humas Polda Jateng
 
 
Kapolda menandaskan, Polri sebagai bagian dari masyarakat, secara langsung ikut terlibat dalam pemulihan ekonomi nasional.
 
"Sejumlah polsek sudah berinisiatif melakukan pemberdayaan ekonomi dengan beternak lele dan menanam sayuran. Polres-polres juga melakukan kegiatan serupa dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan," ungkap Kapolda.
 
Namun kegiatan pelatihan usaha mikro kecil menengah (UMKM) ini, tambah Irjen Luthfi, amat diperlukan. Pelaku ekonomi kecil menengah perlu mengenal tentang pemasaran di era digital. Termasuk strategi memasarkan produk di situs penjualan atau market place yang tepat.
 
"Singkatnya, ini selaras dengan kebijakan Kapolri tentang pemulihan ekonomi nasional terutama di era pandemi seperti saat ini," terang Irjen Luthfi.
 
Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam menghadapi pandemi covid 19.
 
"Memang terjadi penurunan penularan covid di Jawa Tengah. Tapi prokes jangan dilupakan. Kami tidak ingin dengan bergeraknya ekonomi masyarakat dibukanya kran usaha berakibat pada longgarnya perhatian masyarakat terhadap protokol kesehatan," tegas Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi
 
Acara yang juga dihadiri sejumlah pejabat utama Polda serta Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka itu, diikuti sekitar 210 peserta. 60 peserta hadir secara langsung dan sekitar 150 peserta mengikuti via streaming.
 
Sedangkan pengisi materi pelatihan adalah dua marketer digital berpengalaman, Andreas Agung Bawono (digital marketer and trainer) dan BRQ Dias Bahari Adhitama (pembicara Sophee untuk beginner class).***
 
 
 

Tags

Terkini