Kepingin Punya Anak Tapi Ogah Berhubungan Badan, Wanita ini Melahirkan 'eBaby' alias Bayi Online!

photo author
Amraf, TitikTemu.co
- Selasa, 21 September 2021 | 06:31 WIB
Wanita di Inggris yang melahirkan bayi dari sperma yang dia beli secara online di internet. (Daily Star/Triangle News)
Wanita di Inggris yang melahirkan bayi dari sperma yang dia beli secara online di internet. (Daily Star/Triangle News)

TITIKTEMU.CO - Seorang wanita di Inggris dengan bangga menyebut anak kedua yang dia lahirkan dengan sebutan eBaby alias bayi online. Karena bayi itu dari sperma yang dia beli online dan menggunakannya melalui totorial di YouTube.

Seperti diberitakan Daily Star, Stephenie Taylor, 33, sangat ingin memiliki anak kedua, tapia dia tak mau berhubungan badan. Sementara biaya di klinik kesuburan swasta terlalu mahal. Dia kemudian beralih ke internet untuk membeli sperma dan alat inseminasi.

Taylor menemukan aplikasi Just A Baby yang dia gunakan untuk memesan sperma, lalu dia beralih ke eBay untuk memesan alat inseminasi, sebelum mempelajari cara menggunakannya dengan tutorial YouTube.

Baca Juga: TikTok di China Perketat Pengguna Remaja di Bawah Usia 14 Tahun, Cuma Boleh TikTokan 40 Menit Sehari

Taylor berhasil mengandung. Dia kemudian melahirkan bayi yang dia beri nama Eden. Dia bangga melahirkan Eden yang dia gambarkan sebagai "bayi online nyata".

Bayi yang diberinama Eden lahir pada bulan Oktober tahun lalu.
Bayi yang diberinama Eden lahir pada bulan Oktober tahun lalu. (Daily Star/Triangle News)


"Jika saya tidak memiliki akses ke semua itu secara elektronik maka dia tidak akan berada di sini. Tapi saya senang menjadi seorang Ibu lagi dan saya bangga dengan cara dia datang ke dunia," katanya.

Stephenie, asal Nunthorpe, Inggris, sudah memiliki anak laki-laki bernama Frankie, yang akan berusia lima tahun bulan depan. Frankie adalah anak yang dia lahirkan dari mantan pasangannya.

Baca Juga: Takut Punya Anak Jelek, Wanita ini Selingkuh dengan Pria Lebih Tampan dari Suaminya

Tapi dia tidak ingin Frankie menjadi anak tunggal dan ingin melengkapi keluarganya.

Dia kemudian mulai mencari klinik kesuburan swasta tetapi terhalang oleh biaya yang mahal. Sementara dia tak ingin berhubungan badan karena tidak ingin kehidupan asmaranya yang tidak bahagia memengaruhi kehidupan putranya.

Frankie bersama adiknya, Eden
Frankie bersama adiknya, Eden (Daily Star/Triangle News)

Seorang teman merekomendasikan aplikasi Just A Baby. Seperti layanan kencan Tinder, pengguna cukup menggesek ke kanan jika tertarik dengan profil seseorang.

Baca Juga: Viral! Pacaran Tujuh Tahun, Sudah Lamaran, Calon Suami Malah Menikahi Wanita Lain

Stephenie menginginkan sperma dari pria yang berorientasi keluarga tanpa riwayat penyakit serius, idealnya dengan fitur yang mirip dengannya sehingga anak mereka akan terlihat seperti Frankie. Dia menemukannya dalam sehari.

Setelah berkirim pesan selama tiga minggu, pria itu mengirim spermanya ke rumah Taylor pada Januari 2020.

"Dia baik, hangat dan ramah dan kami minum teh dan mengobrol tentang cuaca," kata Taylor.

Baca Juga: Ajaib! Seorang Ibu di Portugal Mengeluarkan Air Susu dari Ketiak

Dia menggunakan sampel sperma itu untuk membuahi dirinya sendiri dan dua minggu kemudian mengetahui bahwa dia hamil.

Taylor tak masalah jika putrinya kelak ingin bertemu dengan "bapaknya".
Taylor tak masalah jika putrinya kelak ingin bertemu dengan "bapaknya". (Daily Star/Triangle News)


Ibu dan saudara perempuannya senang, tetapi Taylor mengatakan Ayahnya butuh beberapa saat untuk bergabung dalam kebahagiaan itu. Tapi akhirnya ayahnya berpikir itu adalah "keputusan yang brilian."

Stephenie melahirkan Eden pada 15 Oktober tahun lalu dan mengirim pesan kepada sang pendonor sperma untuk memberi tahu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amraf

Sumber: Daily Star

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X