TITIKTEMU.CO – Di negara asalnya sendiri, China, TikTok membatasi penggunaan bagi remaja berusia di bawah 14 tahun. Platform TikTok China Douyin baru-baru ini mengumumkan peningkatan perlindungan remaja, di mana pengguna berusia di bawah 14 tahun akan secara otomatis memasuki mode remaja tanpa opsi keluar.
Dilansir dari World of Buzz, remaja berusia 14 tahun ke bawah di negara itu hanya diizinkan menggunakan aplikasi 40 menit per hari.
Selain itu, remaja dan anak-anak juga tidak dapat menggunakan aplikasi dari pukul 10 malam hingga 6 pagi setiap hari.
TikTok China sekarang mendesak remaja atau anak-anak yang akunnya belum diverifikasi mode remaja.
"TikTok China mendesak remaja dengan akun yang belum diverifikasi untuk mengaktifkan mode remaja," demikian penjelasan dari World Journal.
Orang tua disarankan untuk membantu menyelesaikan verifikasi dari anak-anaknya.
Baca Juga: Gawat! Kasus Covid Mendadak Melonjak di Singapura, Siswa Kembali Belajar di Rumah
Pengumuman tersebut telah mendapat perhatian besar di China, dengan lebih dari 280 juta dibaca di Weibo.
Mayoritas warganet China menunjukkan dukungan untuk inisiatif tersebut.
Mereka rata-rata mengatakan bahwa itu tidak hanya mencegah kecanduan tetapi juga mencegah remaja yang memiliki kontrol diri yang lebih rendah untuk disesatkan.
Baca Juga: Petinju Manny Pacquiao Resmi Dicalonkan sebagai Kandidat Presiden Filipina
Administrasi Pers dan Publikasi Nasional China juga telah mengetatkan aturan bagi penyedia game online.
Pada 30 Agustus 2021 diumumkan untuk semua penyedia game online hanya dapat memberikan layanan satu jam kepada anak di bawah umur.
Artikel Terkait
Jangan Ngaku Remaja Milenial Kalau Gak Paham Istilah E-Girl dan E-Boy
Kehamilan Remaja di Negara ini Melonjak di Tengah Pandemi Covid-19
Kominfo Blokir Paket Data Gratis ke Sejumlah Aplikasi termasuk Facebook, Twitter, Instagram dan TikTok
Pesta Ciu Hingga Larut Malam, Sekelompok Remaja di Sragen Dibubarkan Polisi
Viral di TikTok, Pria Rekam Gumpalan Rambut Menyembul dari Kuburan Tua Berusia 100 Tahun