internasional

Konklaf 2025 Resmi Dimulai, Siapa yang Akan Jadi Paus Berikutnya?

Kamis, 8 Mei 2025 | 07:50 WIB
Paus Fransiskus akan dimakamkan di toga peti (X.com/justkoko)

TITIKTEMU.CO - Setelah wafatnya Paus Fransiskus pada 21 April 2025, dunia Katolik kini menanti pemimpin barunya. Hari ini, Rabu (7/5/2025), proses konklaf pemilihan Paus baru resmi dimulai di Kapel Sistina, Vatikan.

Proses sakral ini diawali dengan misa kudus pukul 10.00 waktu setempat (15.00 WIB), yang diikuti seluruh kardinal pemilih.

Konklaf berlangsung secara tertutup, dan para kardinal tidak akan meninggalkan Kapel Sistina hingga seorang Paus baru terpilih melalui pemungutan suara.

Baca Juga: Jumlah harta Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia Dikabarkan Kurang dari Rp2,2 juta Padahal Kekayaan Bersihnya Rp306 Miliar

Mekanisme Konklaf: Bagaimana Paus Baru Dipilih?

Total ada 133 kardinal elektor yang memiliki hak suara dalam konklaf kali ini.

Hanya kardinal berusia di bawah 80 tahun yang diizinkan mengikuti pemilihan Indonesia diwakili oleh Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta.

Agar bisa terpilih sebagai Paus, seorang kardinal harus memperoleh dukungan minimal dua pertiga suara.

Setelah hasilnya sah, cerobong asap Kapel Sistina akan memancarkan asap putih, pertanda Paus baru telah terpilih dan siap menyapa umat di Lapangan Santo Petrus.

Baca Juga: Paus Fransiskus dan Pilihan Hidup Tanpa Gaji: Keteladanan yang Langka di Era Modern

Inilah 5 Kardinal yang Dijagokan Jadi Paus Baru

Berikut lima nama yang banyak disebut media internasional dan pengamat Vatikan sebagai kandidat kuat pengganti Paus Fransiskus:

1. Kardinal Matteo Zuppi: Penerus Spiritualitas Fransiskus

Uskup Agung Bologna ini dikenal dekat secara spiritual maupun pemikiran dengan Paus Fransiskus.

Halaman:

Tags

Terkini