Pada paruh pertama tahun fiskal 2026 saja, tercatat 6.288 kapal telah melintas di Terusan Panama.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 3,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan betapa jalur ini tetap menjadi pilihan utama dalam perdagangan internasional.
Baca Juga: Cara Mengatur Keuangan Freelancer dan Gig Worker agar Tetap Stabil di Penghasilan Tidak Pasti
Geopolitik dan Logistik Global Semakin Terhubung
Lonjakan tarif transit hingga puluhan miliar rupiah di Terusan Panama menunjukkan bahwa geopolitik dan logistik global kini saling terhubung lebih erat dari sebelumnya.
Ketika satu jalur strategis seperti Selat Hormuz terganggu, efeknya bisa menjalar ke jalur perdagangan lain di belahan dunia yang berbeda.
Bagi pelaku industri pelayaran dan energi, situasi ini menjadi pengingat bahwa stabilitas geopolitik tetap menjadi faktor penting dalam menentukan kelancaran perdagangan internasional.***
Artikel Terkait
Cara Mengatur Keuangan Freelancer dan Gig Worker agar Tetap Stabil di Penghasilan Tidak Pasti
60 Persen Orang Tua Merasa Bersalah Soal Screen Time Anak, Kamu Juga Mengalaminya?
Studi Ilmiah: Bullying Ternyata Lebih Merusak Mental Anak daripada Kekerasan Fisik
Dokter Mulai Minta Data Smartwatch Pasiennya, Ini Revolusi Diam-Diam yang Mengubah Cara Dunia Medis Bekerja di 2026
Trailer Heresy Bikin Merinding! Horor Folklor Belanda Siap Tayang 1 Mei 2026
Clayface Siap Mengguncang Gotham, Teror Body Horror dari Musuh Batman!
Link Nonton Teaser Spider Noir, Aksi Brutal Para Villain Spider Man
Joko Anwar Buka Peluang Ghost in The Cell Versi Perempuan, Begini Katanya
3 Link Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez: Duel Sengit dan Strategi Jadi Penentu
7 Tingkatan Makan Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani: Dari Wajib hingga Haram, Ini Penjelasannya