Lebih dari 20 Kapal Tembus Selat Hormuz di Tengah Ketegangan AS–Iran, Tanker LPG Tujuan Indonesia Ikut Melintas

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 20 April 2026 | 20:45 WIB
Ilustrasi tanker LPG menuju Indonesia. (Pinterest @zafiles)
Ilustrasi tanker LPG menuju Indonesia. (Pinterest @zafiles)

Selain komoditas energi, jalur ini juga digunakan untuk distribusi barang lain seperti pupuk dan petroleum coke.

Baca Juga: Berangkat Haji 2026? Segini Uang Saku dari Pemerintah dan Estimasi Biaya Tambahan yang Perlu Disiapkan

Hal ini menunjukkan bahwa Selat Hormuz bukan hanya jalur minyak, tetapi juga jalur perdagangan global yang sangat vital bagi berbagai sektor industri.

Namun, di balik aktivitas tersebut, situasi keamanan tetap menjadi perhatian utama.

Kapal-kapal tersebut melintas saat Iran sempat membuka jalur Selat Hormuz pada Sabtu.

Akan tetapi, hanya berselang satu hari, jalur tersebut kembali ditutup akibat meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Pemerintah Iran melalui media resminya menegaskan bahwa pengawasan di kawasan tersebut kini diperketat.

Islamic Revolutionary Guard Corps bahkan menyatakan bahwa kendali penuh atas selat kembali berada di tangan mereka.

Iran juga menuding Amerika Serikat melakukan tindakan ilegal berupa blokade dan gangguan terhadap kapal-kapal yang keluar masuk wilayah tersebut.

Di sisi lain, Amerika Serikat tetap mempertahankan kebijakan pengawasan ketat terhadap aktivitas pelayaran, yang disebut sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan.

Ketegangan ini membuat Selat Hormuz berada dalam kondisi siaga tinggi, di mana setiap pergerakan kapal diawasi secara intensif.

Fenomena lebih dari 20 kapal yang berhasil melintas di tengah kondisi tersebut menggambarkan betapa pentingnya jalur ini bagi dunia.

Sekitar sepertiga pasokan minyak global melewati Selat Hormuz, sehingga setiap gangguan kecil saja dapat berdampak besar pada harga energi dan stabilitas ekonomi internasional.

Bagi Indonesia, keberhasilan kapal tanker LPG menembus jalur ini menjadi kabar penting.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X